Bagaimana Islam Berbicara Tentang Mental Illness?

Bagaimana Islam Berbicara Tentang Mental Illness?
Sumber :
  • Yuni Retnowati

5. Disarankan Mencari Pengobatan

img_title Dari Tongkrongan Maya Menjadi Ladang Pahala: Mengubah Gawai Menjadi Sarana Memperkuat Keimanan

Rasulullah ﷺ bersabda, “Setiap penyakit ada obatnya. Jika obatnya cocok, maka akan sembuh dengan izin Allah.”(HR. Muslim). Ini termasuk penyakit mental, yang juga dapat diobati dengan psikoterapi, obat-obatan, dan dukungan sosial. Islam tidak melarang bantuan profesional, selama tidak bertentangan dengan akidah.

6. Pentingnya Dukungan Sosial dan Spiritualitas

img_title Menangkal Racun Syubhat dan Hoaks: Mengapa Tabayyun dan Iman Menjadi Benteng Keselamatan Jiwa?

Islam sangat menganjurkan saling tolong menolong dalam kebaikan. Jika ada gejala mental illness pada seseorang yang kita kenal kita bisa saling menasihati dan mendukung, mendoakan sesama, menjaga hubungan sosial yang baik, memperkuat spiritualitas melalui salat, dzikir, dan doa. Semua ini sangat bermanfaat untuk kesehatan mental.

Penyakit mental bukan aib dalam Islam. Ia bisa menjadi ujian, seperti penyakit fisik lainnya, dan harus ditangani dengan kasih sayang, pengertian, dan pendekatan medis serta spiritual yang seimbang. Islam mendorong umatnya untuk tidak menghakimi penderita gangguan mental dan disarankan mencari pertolongan/pengobatan juga memberikan dukungan sosial dan spiritual.

img_title Algoritma Boleh Berubah, Tapi Nilai Tauhid Tetap Abadi: Kunci Konsistensi Hijrah bagi Generasi Netizen