Motor Oleng, Pengendara Tewas Usai Tabrak Tiang Internet di Gunungsindur
- Dok: Fahri
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Raya Pembangunan, Desa Cibinong, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Rabu dini hari, 2 September 2026 sekitar pukul 01.00 WIB.
Dalam kecelakaan tersebut, seorang pengendara sepeda motor Honda Vario bernomor polisi F 3228 FAT, Feri Eka Firmanulah (33), meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Korban diketahui merupakan warga Kampung Cibentang, Desa Cibentang, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Saat kecelakaan terjadi, korban berkendara seorang diri dari arah Prumpung, Gunungsindur, menuju Ciseeng.
Kapolsek Gunungsindur Polres Bogor AKP Ucup Supriyatna membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan diduga terjadi karena korban mengantuk saat mengendarai sepeda motor.
"Diduga korban mengantuk saat berkendara. Sesampainya di TKP, motor yang dikendarai korban oleng dan menabrak tiang kabel internet," ujar AKP Ucup Supriyatna dalam keterangannya kepada wartawan.
Benturan tersebut membuat sepeda motor korban terlempar ke badan jalan. Sementara korban terjatuh dan bagian muka kepalanya menghantam aspal.
Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sepeda motor Honda Vario yang dikendarainya juga mengalami kerusakan.
Setelah menerima laporan dari seorang warga, petugas piket Polsek Gunungsindur langsung mendatangi lokasi. Petugas yang datang antara lain AKP Rudi Hartono selaku Perwira Pengawas (Pawas) dan Bripka Deni.
Petugas kemudian melakukan sejumlah tindakan di lokasi kejadian, mulai dari olah TKP, mengamankan lokasi, mencatat keterangan saksi, hingga melakukan dokumentasi.
"Selanjutnya kasus laka lantas ini kami limpahkan penanganannya ke Unit Laka Lantas Polres Bogor," jelas AKP Ucup.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pengendara yang melintas pada malam hingga dini hari untuk memperhatikan kondisi tubuh sebelum melanjutkan perjalanan.
AKP Ucup mengimbau pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara ketika sudah merasa lelah atau mengantuk. Menurutnya, beristirahat sejenak jauh lebih baik daripada mengambil risiko di jalan.
"Utamakan keselamatan. Lebih baik berhenti sejenak untuk istirahat daripada terjadi hal yang tidak kita inginkan. Satu nyawa sangat berharga," pesannya.
Jenazah korban telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.