Tradisi Ngumbah Pusaka di Koleang Jasinga, Warisan Leluhur yang Terus Dijaga

Sejumlah benda pusaka dimandikan setelah dilakukan sejumlah ritual adat.
Sumber :
  • Dok: Firman

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Tradisi ngumbah pusaka masih dipegang teguh masyarakat Desa Koleang, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun itu hingga kini tetap dilaksanakan di Kabuyutan Cicanggong.

img_title Dedie Rachim Luncurkan Festival Helaran Pajajaran, Identitas Budaya Baru Kota Bogor

Bagi masyarakat setempat, ngumbah pusaka bukan sekadar ritual adat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Ritual adat tersebut diisi dengan sejumlah kegiatan, mulai dari doa bersama hingga prosesi memandikan benda-benda pusaka yang menjadi bagian dari warisan leluhur masyarakat Koleang.

img_title Polres Bogor Turunkan Tim K9 Buru Anjing Pemburu Lepas di Jasinga, Warga Diminta Tetap Tenang

Tokoh agama setempat, Ustad Uje, mengatakan tradisi ngumbah pusaka rutin dilaksanakan setiap tahun. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk memanjatkan doa bersama.

“Ngumbah Pusaka ini kita laksanakan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur, tolak bala, dan memohon keselamatan untuk seluruh warga Desa Koleang. Sekaligus kita ajarkan ke generasi muda agar tidak melupakan warisan leluhur,” ujar Uje, Rabu 2 September 2026.

img_title Siti Aisyah Sambangi Keluarga Bocah Korban Anjing Pemburu, Minta Perburuan Liar Diawasi Ketat

Menurutnya, keberlangsungan tradisi tersebut menjadi penting di tengah perkembangan zaman. Generasi muda diharapkan tetap mengenal dan memahami berbagai tradisi yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Selain menjaga nilai budaya, kegiatan ngumbah pusaka juga menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat. Doa bersama dan rangkaian ritual adat mempertemukan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga dalam suasana kebersamaan.

Uje berharap tradisi ngumbah pusaka di Kabuyutan Cicanggong dapat terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Ia juga berharap keberadaan tradisi tersebut dapat menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Kabupaten Bogor.

“Desa Koleang adalah salah satu desa yang masih kuat menjaga adat istiadat Sunda. Kabuyutan Cicanggong menjadi salah satu situs budaya yang menjadi pusat kegiatan spiritual masyarakat setempat,” katanya.

Keberadaan Kabuyutan Cicanggong sekaligus menunjukkan masih kuatnya hubungan masyarakat dengan tradisi dan nilai-nilai budaya Sunda. Bagi warga Koleang, menjaga tradisi bukan hanya tentang mempertahankan sebuah ritual, tetapi juga merawat identitas budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Dengan tetap dilaksanakannya ngumbah pusaka setiap tahun, masyarakat berharap warisan tersebut tidak berhenti pada generasi saat ini. Tradisi itu diharapkan terus dikenal dan dipahami oleh anak-anak muda sehingga nilai budaya yang diwariskan para leluhur tetap hidup di tengah masyarakat.