Eks Bupati Bogor Usul Underpass dan Flyover untuk Atasi Kemacetan Puncak

Eks Bupati Bogor Iwan Setiawan mengusulkan pembangunan underpass dan flyover
Sumber :
  • Dok: Rizal

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Mantan Bupati Bogor Iwan Setiawan mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor untuk lebih serius membenahi sektor pariwisata sekaligus mengatasi persoalan kemacetan yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan di kawasan Puncak. Menurutnya, pengembangan destinasi wisata tidak akan berjalan optimal tanpa diiringi dengan penataan infrastruktur yang memadai.

img_title Drainase Jalur Puncak Rusak Belasan Tahun, Warga Khawatir Air Meluap ke Permukiman

Pandangan tersebut disampaikan Iwan Setiawan saat menghadiri kegiatan morning coffee di Desa Leuwimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin, 13 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa sebagai warga Desa Leuwimalang, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan masukan demi kemajuan daerah.

"Saya sering berdiskusi dan berbagi pengalaman saat di pemerintahan. Pengalaman ini bisa diterapkan di tingkat desa, khususnya di Leuwimalang kawasan Puncak," ujarnya.

img_title Ribuan Warga Puncak Ramaikan Ketupat Fest 2026, Tradisi Rebo Wekasan Tetap Dijaga

Iwan menilai Desa Leuwimalang maupun desa-desa lain di Kecamatan Cisarua memiliki potensi besar sebagai kawasan penyangga pariwisata Puncak. Meski Pendapatan Asli Desa (PAD) masih tergolong kecil, letak wilayah yang strategis dinilai menjadi modal penting untuk mengembangkan sektor jasa, usaha, dan pariwisata.

Karena itu, ia mengajak kepala desa agar aktif membangun kolaborasi dengan seluruh pelaku usaha wisata. Mulai dari pengelola vila, pemilik kafe, hingga komunitas yang bergerak di bidang pariwisata, menurutnya perlu dirangkul agar bersama-sama meningkatkan kualitas destinasi wisata di kawasan Puncak.

img_title Pembayaran Ganti Rugi Lahan Bendungan di Cariu Mulai Dilakukan, Warga Diingatkan Kelola Dana dengan Bijak

Selain membahas pengembangan pariwisata, Iwan juga menyoroti persoalan kemacetan yang hampir selalu terjadi, terutama saat akhir pekan maupun musim libur. Berdasarkan inventarisasi yang pernah dilakukannya saat masih menjabat sebagai Bupati Bogor, terdapat sedikitnya empat titik yang kerap menjadi sumber kemacetan, yakni Pasir Muncang, Megamendung, Jalan Hankam, dan Pasar Cisarua.

Menurutnya, langkah jangka pendek yang dapat segera dilakukan adalah memperlebar sejumlah ruas jalan alternatif, mempercepat pembebasan lahan pada titik-titik sempit, serta menghilangkan praktik pungutan liar yang dinilai turut menghambat kelancaran arus kendaraan.

Ia secara khusus menyoroti Jalan Hankam yang menjadi akses menuju berbagai vila dan objek wisata di Desa Leuwimalang. Karena itu, pelebaran sodetan jalan dan percepatan pembebasan lahan di kawasan tersebut dinilai perlu menjadi prioritas pemerintah.

Halaman Selanjutnya
img_title