42 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Bogor, Polisi Berlakukan One Way dan Tambah Personel
- Istimewa
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Arus lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, masih dipadati kendaraan pada masa libur sekolah. Hingga Minggu, 12 Juli 2026 pukul 14.00 WIB, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor mencatat sebanyak 42.049 kendaraan keluar masuk kawasan Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi.
Tingginya mobilitas wisatawan membuat kepolisian kembali menerapkan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus mengantisipasi kemacetan di sejumlah titik rawan.
Kasatlantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, menjelaskan total 42.049 kendaraan tersebut terdiri atas 22.729 kendaraan yang keluar dari Exit Tol Ciawi menuju Gadog atau kawasan Puncak, serta 19.320 kendaraan yang masuk melalui Entrance Tol Ciawi menuju arah Jakarta.
Meski jumlah kendaraan masih tergolong tinggi, volume lalu lintas pada hari ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan hari sebelumnya.
"Jumlah kendaraan yang tercatat hari ini berkurang 685 kendaraan atau turun 1,6 persen dari hari sebelumnya di jam yang sama," ungkap Iptu Afif saat dikonfirmasi, Minggu, 12 Juli 2026.
Untuk mengurai kepadatan kendaraan, Satlantas Polres Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional. Sistem satu arah menuju Puncak atau Cianjur diberlakukan mulai pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, pada pukul 11.00 WIB, petugas mengubah rekayasa menjadi one way dari arah Puncak menuju Jakarta atau arah bawah yang masih berlangsung hingga siang hari.
Penerapan rekayasa lalu lintas dilakukan dengan mempertimbangkan volume kendaraan yang terus berubah sepanjang hari, terutama saat wisatawan mulai kembali dari kawasan Puncak menuju wilayah Jabodetabek.
Selain menerapkan sistem satu arah, kepolisian juga memetakan sejumlah titik yang menjadi pusat kepadatan kendaraan. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat tiga lokasi yang masih menjadi titik rawan kemacetan, yakni Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, dan kawasan Pasar Cisarua.
Menurut Iptu Afif, kepadatan di titik-titik tersebut umumnya disebabkan tingginya aktivitas kendaraan yang keluar dan masuk dari jalur utama menuju kawasan wisata maupun jalan-jalan lokal di sekitarnya.
Sebagai langkah antisipasi, Satlantas Polres Bogor menambah jumlah personel di lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami perlambatan arus kendaraan. Penebalan personel dilakukan agar pengaturan lalu lintas dapat berlangsung lebih optimal.