Mengenali Gejala Post Holiday Blues Dan Cara Mengatasinya

Mengenali Gejala Post Holiday Blues Dan Cara Mengatasinya
Sumber :
  • Yuni Retnowati

Bogor, VIVA Bogor – Liburan selalu menjadi sesuatu yang ditunggu apalagi jika liburan itu bersama orang-orang tersayang baik pasangan atau keluarga. Setelah menjalani rutinitas kerja yang melelahkan, liburan menjadi alternatif pelepas penat sementara agar tidak terjadi burn out akut yang mengakibatkan stres.

img_title Wakil Wali Kota Bogor Imbau Debt Collector Jaga Norma dan Hindari Kegaduhan

Liburan akhir tahun menjadi sesuatu yang sangat ditunggu sebab di momen itu tidak hanya orang tua bekerja yang mempunyai jadwal libur tapi terlebih lagi anak-anak sekolah.

Akan tetapi liburan selalu saja menjadi sesuatu yang terasa sebentar karena kenikmatan yang dirasakan. Sehingga tidak jarang para pekerja atau anak-anak mengalami sindrom post holiday blues.

img_title Kebun Raya Hadir di FLOII Expo 2026, Ajak Masyarakat Kenali Kekayaan Tumbuhan Indonesia

Post holiday blues atau sindrom setelah liburan adalah perasaan murung, malas, atau kehilangan semangat setelah kembali ke rutinitas sehari-hari setelah liburan yang menyenangkan. Ini sangat umum terjadi dan biasanya berlangsung beberapa hari hingga satu minggu.

Gejala Post Holiday Blues pada umumnya :

img_title Waspada Virus Nipah, BRIN Jelaskan Risiko Penularan di Indonesia

1. Mood turun atau merasa sedih

Merasa hampa, sedih, atau kecewa karena masa liburan sudah berakhir.

2. Sulit fokus dan menunda pekerjaan

Kembali ke rutinitas terasa berat, sering kehilangan konsentrasi.

3. Malas bangun pagi atau beraktivitas

Tubuh terasa lesu walau sudah cukup istirahat.

4. Merasa cemas atau stres

Memikirkan tumpukan pekerjaan atau tanggung jawab yang menanti.

5. Gangguan tidur atau pola makan berubah

Bisa jadi sulit tidur karena jam biologis berubah selama liburan.

6. Mudah tersinggung atau cepat lelah secara emosional

Hal kecil terasa lebih mengganggu dari biasanya.

Cara Mengatasinya

1. Berikan waktu untuk transisi

Jangan langsung menumpuk pekerjaan di hari pertama. Mulailah dengan tugas ringan dulu.

2. Pertahankan hal positif dari liburan

Misalnya: masak makanan yang kamu coba saat liburan, atau pajang foto liburan di meja kerja.

3. Atur pola tidur dan makan kembali normal

Tidur cukup dan makan sehat membantu tubuh menyesuaikan diri lagi.

4. Buat rencana kecil yang menyenangkan

Tidak harus liburan besar—bisa jalan sore, nonton film, atau makan di tempat favorit.

5. Olahraga ringan

Aktivitas fisik bisa meningkatkan hormon endorfin dan memperbaiki mood.

Halaman Selanjutnya
img_title