Hal Penting Soal,Gejala Kanker Payudara

Ilustrasi payudara/freepik
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, Viva BogorGejala kanker payudara bukan hanya berupa benjolan di area payudara. Ada bentuk identifikasi lainnya yang dapat dirasakan, seperti ada perubahan pada kulit di sekitar payudara dimana ada luka tanpa sebab.

img_title Ketua Umum KOWANI Ajak Perempuan Indonesia Bersatu Jaga Marwah Organisasi Menuju 100 Tahun

Beberapa ciri lainnya yang kemungkinan wanita menderita kanker payudara adalah puting tertarik ke dalam. Termasuk kondisi puting mengeluarkan cairan meski tidak sedang menyusui.

“Ini adalah tanda-tanda kanker payudara yang kadang-kadang diabaikan oleh para perempuan Indonesia,” tegas Ketua Komunitas Srikandi, Yanti Kariandi.

img_title SWICC & Sentra Medika Hospital Cibinong Siapkan 500 Skrining Kanker Gratis, Perkuat Komitmen Deteksi Dini

Dari hadirnya buku “Srikandi Indonesia - Soal-Jawab Seputar Kanker Payudara” karya dr. Inez Nimpuno, harapnya, bisa berikan acuan jelas bagi mereka yang tengah dalam masa penyembuhan ataupun pencegahan.

Isi buku itu, banyak hal terkait masalah kanker payudara. Sebab, dalam buku ini dijelaskan dengan cara mudah dengan bahasa sangat mudah dipahami bagi mereka yang tengah cari sebuah rujukan tangani kanker payudara.

img_title Waspada Virus Nipah, BRIN Jelaskan Risiko Penularan di Indonesia

"Buku ini sangat cocok untuk teman-teman yang sedang berobat, maupun untuk teman-teman pendamping,” tutup dia.

Sementara, kesadaran untuk melakukan pemeriksaan dini, baik melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) maupun pemeriksaan klinis (SADANIS), jadi langkah pertama yang sangat penting.

Dengan pemeriksaan rutin, potensi kanker bisa diketahui sebelum berkembang ke tahap yang lebih berbahaya. Jadi, peluang kesembuhan meningkat signifikan.

Saat ini pun masih banyak perempuan di Indonesia yang mengabaikan kesehatan mereka sendiri. Apalagj untuk melakukan pemeriksaan kanker payudara sejak dini agar kelak lebih mudah ditangani.

“Terjadinya kanker payudara itu, sebenarnya banyak tanda-tandanya ya. Cuma biasanya yang membuat para wanita itu lalai, karena kanker payudara itu awalnya tidak menimbulkan rasa sakit,” kata Yanti Kariandi usai peluncuran buku “Srikandi Indonesia - Soal-Jawab Seputar Kanker Payudara” di Jakarta, Sabtu.

Saat ini, banyak dari perempuan Indonesia yang datang ke dokter sudah mencapai tingkat stadium 3-4. Persentase yang memiliki kesadaran untuk memeriksakan kanker payudara secara mandiri ini masih sangat sedikit.

Menurut dia, terdapat beberapa gejala yang dapat diidentifikasi sejak awal. Gejala-gejala tersebut bisa dirasakan seperti adanya benjolan kecil. Pada kenyataannya di lapangan, benjolan kecil ini banyak dianggap remeh oleh kaum hawa di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title