Kebun Raya Bogor Jadi Wisata Konservasi Terbaik ASEAN 2026
Kota Bogor, VIVA Bogor – Nama Kebun Raya Bogor kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional. Destinasi wisata yang juga berfungsi sebagai pusat konservasi ini berhasil meraih ASEAN Sustainable Tourism Award 2026 untuk kategori kawasan perkotaan dalam ajang ASEAN Tourism Awards yang berlangsung di Cebu, Filipina.
Piala ASEAN Sustainable Tourism Award 2026
- -
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026, forum pariwisata terbesar di Asia Tenggara yang setiap tahun mempertemukan pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan pariwisata dari 10 negara anggota ASEAN.
Kebun Raya Bogor dinilai mampu mengelola kawasan hijau di tengah kota secara berkelanjutan tanpa meninggalkan peran utamanya sebagai pusat konservasi dan riset botani. Penilaian mencakup pengelolaan lingkungan, pelestarian keanekaragaman hayati, keterlibatan masyarakat, hingga kenyamanan pengunjung.
Penghargaan ini diterima oleh PT Mitra Natura Raya (MNR) selaku pengelola pariwisata Kebun Raya Bogor, yang sejak 2020 bermitra dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Selain Kebun Raya Bogor, MNR juga mengelola tiga kebun raya lain di Indonesia.
Direktur PT Mitra Natura Raya, Marga Anggrianto, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja kolektif berbagai pihak yang memiliki visi yang sama.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi bagi seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga keseimbangan antara fungsi konservasi lingkungan dan pariwisata. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan Kebun Raya Bogor agar dapat menjadi destinasi wisata lingkungan berstandar internasional,” ujarnya.
Dengan mengusung tema penguatan resiliensi dan pariwisata berkelanjutan, ATF 2026 di Cebu menjadi saksi bagaimana Indonesia, melalui Kebun Raya Bogor, mampu memenuhi bahkan melampaui standar ASEAN Sustainable Tourism Award lewat integrasi konservasi lingkungan, riset botani, dan kenyamanan publik.
Di tengah meningkatnya perhatian global terhadap pariwisata berkelanjutan, Kebun Raya Bogor dinilai layak menjadi contoh pengelolaan kawasan konservasi di wilayah urban. Dengan koleksi lebih dari 12.000 spesimen tumbuhan, kawasan ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga pusat penelitian dan edukasi lingkungan.
Capaian ini diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Indonesia dalam peta pariwisata hijau Asia Tenggara, sejalan dengan visi ASEAN untuk mendorong destinasi wisata yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.