BRIN dan PT Mitra Natura Raya Sukses Kelola Kebun Raya, Jadi Contoh Kemitraan Publik-Swasta Berkelas Dunia Artikel:
- Dok: Kebun Raya Cibodas
Kota Bogor. VIVA Bogor – Kolaborasi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan PT Mitra Natura Raya dinilai menjadi salah satu contoh sukses penerapan Public-Private Partnership (PPP) atau kemitraan pemerintah dan swasta dalam pengelolaan aset negara. Melalui kerja sama ini, empat Kebun Raya milik BRIN berhasil bertransformasi menjadi destinasi konservasi, edukasi, dan wisata ilmiah yang modern tanpa meninggalkan fungsi utamanya sebagai pusat pelestarian keanekaragaman hayati.
Kebun Raya Purwodadi
- Dok: Kebun Raya Purwodadi
Transformasi tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan aset negara dapat dilakukan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan melalui sinergi pemerintah dengan sektor swasta. PT Mitra Natura Raya, yang merupakan bagian dari Dyandra Group (IDX: DYAN), dipercaya mengelola Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, Kebun Raya Purwodadi, dan Kebun Raya Bali sejak 2020.
Kepala BRIN, Prof. Arif Satria, sebelumnya menegaskan bahwa kemitraan publik-swasta menjadi strategi penting dalam menghadapi perubahan global. Menurutnya, sektor swasta memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi sekaligus memperkuat daya saing nasional.
Menara Pandang Purwodadi
- Dok: Kebun Raya Cibodas
Dalam implementasinya, PT Mitra Natura Raya menghadirkan standar pelayanan berbasis industri pariwisata (tourism) dan MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) sehingga pengalaman pengunjung menjadi lebih nyaman, modern, dan edukatif.
Meski demikian, fungsi utama kebun raya sebagai kawasan konservasi tetap menjadi prioritas. Pengembangan fasilitas wisata dilakukan sejalan dengan lima fungsi kebun raya sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2023, yaitu konservasi, penelitian, edukasi, wisata ilmiah, dan jasa lingkungan.
Griya Anggrek Sujana
- Dok: Kebun Raya Cibodas
Pengelolaan Lebih Profesional
Sebelum skema kemitraan diterapkan, operasional kebun raya masih sangat bergantung pada anggaran pemerintah dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), sehingga ruang untuk melakukan inovasi relatif terbatas.
Melalui skema PPP, BRIN dapat lebih fokus menjalankan fungsi penelitian dan konservasi, sementara PT Mitra Natura Raya menangani pengelolaan layanan publik, pemasaran, pengembangan wisata, pemeliharaan fasilitas, hingga peningkatan kualitas pelayanan pengunjung.
Model tersebut dinilai mampu menciptakan tata kelola yang lebih efisien sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Diakui Kementerian Keuangan
Keberhasilan kemitraan ini juga mendapat pengakuan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. PT Mitra Natura Raya resmi tercatat sebagai Mitra Instansi Pengelola (MIP), sebuah pengakuan yang menunjukkan pengelolaan aset negara dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.