Momen Langka! Bunga Bangkai di Kebun Raya Bogor Segera Mekar
- Dok: Naya
Kota Bogor, VIVA Bogor – Momen langka menjelang mekarnya Amorphophallus titanum atau bunga bangkai menjadi magnet baru bagi pengunjung Kebun Raya Bogor. Sejak tanda-tanda awal pembungaan muncul, antusiasme masyarakat meningkat signifikan.
Pengelola mencatat, lonjakan pengunjung terjadi sejak umbi bunga bangkai mulai menunjukkan perkembangan pada 25 Januari 2026. Rata-rata lebih dari 200 orang per hari datang khusus untuk menyaksikan proses menjelang mekarnya bunga raksasa tersebut di area Cai Kahuripan.
General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya selaku pengelola Kebun Raya Bogor, Zainal Arifin, menyebut momen ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarana edukasi.
“Ini momen yang sangat luar biasa. Kami ingin pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, tapi juga belajar tentang keanekaragaman hayati, khususnya tanaman langka seperti Amorphophallus titanum,” ujarnya.
Pengunjung yang datang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Menariknya, menurut pengelola, kelompok ibu-ibu justru menjadi pengunjung terbanyak dalam momen ini.
Untuk memudahkan akses, pengelola telah memasang petunjuk arah khusus dari pintu masuk menuju lokasi bunga bangkai. Meski demikian, pengunjung diimbau tetap menjaga lingkungan dan tidak menyentuh langsung tanaman tersebut.
“Kami minta pengunjung ikut menjaga ekosistem, tidak menyentuh atau melempar apa pun ke arah bunga bangkai. Ini bagian dari edukasi konservasi,” tegas Zainal.
Sementara itu, Dian Latifah, Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Botanik Terapan BRIN, menjelaskan bahwa bunga bangkai yang dipantau saat ini merupakan pembungaan ke-6 sejak pertama kali ditanam pada 1992.
Ia menyebut sejumlah indikator mekarnya bunga sudah terlihat jelas. Tinggi tanaman telah mencapai sekitar 135 sentimeter dan tidak lagi bertambah, bau khas semakin kuat sejak tiga hari terakhir, serta mulai didatangi serangga.
“Berdasarkan indikator tersebut, bunga ini seharusnya sudah siap mekar. Kemungkinan besar akan mekar dalam waktu dekat, bisa malam ini atau besok,” jelasnya.
Menurut Dian, faktor cuaca turut memengaruhi waktu mekarnya bunga bangkai. Pada musim hujan, pembungaan cenderung terjadi pada sore atau malam hari, sementara pada musim kemarau bisa berlangsung pada siang hari. Meski demikian, faktor genetik dan kondisi internal tanaman tetap memegang peranan penting.