Kemenpar Sorot Soal Kunjungan Wisatawan
JAKARTA, VIVABOGOR – Surplus kunjungan wisatawan mancanegara disorot Kemenpar dibandingkan perjalanan wisata warga negara Indonesia ke luar negeri. Selisihnya capai 5,64 juta kunjungan.
Indikasi dari kondisi itu ada dua hal penting, yaitu daya tarik pariwisata Indonesia yang meningkat di mata wisatawan global. Juga potensi penguatan neraca devisa sektor pariwisata berkelanjutan.
Dari sisi domestik, kinerja pariwisata dinilai sangat menggembirakan. Sepanjang Januari hingga November 2025, perjalanan wisatawan nusantara mencapai 1,09 miliar perjalanan atau tumbuh 18,95 persen secara tahunan. Itu sekaligus jadi capaian tertinggi sepanjang sejarah pencatatan.
“Ini menunjukkan bahwa pariwisata domestik memiliki resiliensi yang kuat dan menjadi penopang utama sektor pariwisata nasional,” ujar Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana.
Selain kunjungan, sektor pariwisata pada 2025 tercatat menyerap 25,91 juta tenaga kerja. Bertambah sekitar 910 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Pemerintah pun mencatat realisasi investasi pariwisata hingga triwulan III 2025 mencapai Rp53,92 triliun atau tumbuh 52,66 persen secara tahunan.
Tambah Widiyanti, dari total anggaran Kementerian Pariwisata sebesar Rp1,48 triliun, realisasi anggaran 2025 mencapai 95,92 persen yang mencerminkan optimalisasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan pariwisata nasional.
"Capaian ini merupakan hasil kerja bersama dan dukungan berbagai pihak dalam memperkuat ekosistem investasi pariwisata nasional sekaligus mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek pariwisata Indonesia," kata Widiyanti Putri Wardhana.
Ujarnya, kinerja sektor pariwisata nasional sepanjang 2025 melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Baik itu dari sisi kunjungan wisatawan mancanegara, devisa hingga pergerakan wisatawan Nusantara.
Pada pelaksanaan rapat kerja bersama Komisi VII DPR di Jakarta, Rabu, Menpar Widiyanti mengatakan capaian kumulatif kunjungan wisatawan mancanegara hingga November 2025 mencapai 13,98 juta kunjungan atau tumbuh 10,44 persen secara tahunan (year-on-year).
“Berdasarkan proyeksi kami, saat Badan Pusat Statistik menyelesaikan tabulasi data hingga Desember 2025 pada Februari ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara diperkirakan mencapai 15,3 juta untuk tahun penuh 2025. Angka ini melampaui target batas atas Rencana Kerja Pemerintah 2025 sebesar 15 juta kunjungan,” kata Widiyanti.
Ia menjelaskan sebesar 72 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara berasal dari negara-negara pasar utama yang menjadi fokus promosi Kementerian Pariwisata.