Bulog Bogor Realisasikan 40 Persen Bantuan Pangan hingga Agustus
- Bulog Bogor
Bogor –Perum Bulog Kantor Cabang Bogor telah merealisasikan penyaluran bantuan pangan beras sekitar 40 persen dari total alokasi untuk wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok hingga akhir Agustus 2026. Bulog memastikan sisa penyaluran akan dituntaskan sesuai jadwal pada akhir September mendatang.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Bogor Dadan Irawan mengatakan realisasi tersebut setara dengan sekitar 10.000 ton beras dari total alokasi 24.000 ton untuk tiga wilayah kerjanya.
"Untuk wilayah kami di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok, kami sudah menyalurkan kurang lebih 10.000 ton dari total kurang lebih 24.000 ton. Jadi hampir 40 persen sudah kami salurkan, dan penyaluran akan kami selesaikan sesuai jadwal, yaitu akhir September 2026," kata Dadan saat ditemui di sela penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara.
Penyaluran tersebut merupakan bagian dari program Bantuan Pangan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 yang dibagikan sekaligus dalam satu kali penyerahan.
Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan jatah 30 kilogram beras untuk tiga bulan alokasi tersebut, berbeda dari penyaluran sebelumnya yang turut menyertakan minyak goreng.
Berdasarkan data Bulog, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) untuk periode Juli-September 2026 di tiga wilayah tersebut tercatat sebanyak 821.319 keluarga,
Dadan menjelaskan penerima bantuan sudah ditentukan berdasarkan petunjuk teknis dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), yakni masyarakat yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Untuk pengambilan bantuan, warga hanya perlu membawa undangan yang telah disiapkan oleh tim kelurahan, serta menyertakan KTP dan Kartu Keluarga.
"Per keluarga mendapatkan 30 kilogram beras. Jadi berbeda dengan sebelumnya yang dapat minyak goreng, kalau sekarang hanya beras, tapi dapat 30 kilogram per penerima bantuan pangan. Itu semua rata," ujarnya.
Ia memastikan penyaluran dilakukan merata dan bersamaan di tiga wilayah kerja Bulog Cabang Bogor, tanpa memprioritaskan salah satu daerah, agar seluruh penerima dapat menerima bantuan dalam waktu yang berdekatan.