Bulog Jabar terus menyerap gabah petani hingga akhir Desember
- Bulog bogor
Bogor - Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat memastikan terus menyerap gabah petani hingga akhir Desember 2026 meski target pengadaan setara beras tahun ini telah terlampaui.
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Barat Nurman Susilo mengatakan realisasi pengadaan setara beras hingga 22 Oktober 2026 mencapai 694.947 ton atau 100,07 persen dari target 694.432 ton.
"Meski target telah tercapai, kami akan terus menyerap gabah petani hingga akhir Desember dan melanjutkan komitmen ini pada tahun-tahun berikutnya, khususnya untuk mendukung petani di Jawa Barat," kata Nurman di Bogor, Jumat.
Ia menuturkan, untuk menjaga keberlanjutan penyerapan, Bulog memperkuat sinergi dengan petani, kelompok tani, penggilingan padi, dan para pemangku kepentingan terkait. Kolaborasi itu bertujuan memperluas jangkauan pengadaan sekaligus memberi kepastian pasar bagi petani.
Menurut dia, pengadaan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target perusahaan, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat posisi petani dalam rantai pasok pangan nasional.
Dari sisi komersial, realisasi penjualan komoditas Bulog Jawa Barat per 22 Oktober 2026 telah mencapai 116,59 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Penjualan 2026.
Di tingkat daerah, Perum Bulog Kantor Cabang Bogor mencatat penyerapan gabah petani sebesar 30.189.773 kilogram atau lebih dari 30 ribu ton hingga 22 Oktober 2026. Capaian itu berkontribusi pada pemenuhan target pengadaan Jawa Barat.
Pimpinan Cabang Bulog Bogor menyebut angka tersebut merupakan hasil kerja bersama Bulog, petani, kelompok tani, dan mitra penggilingan.
"Angka lebih dari 30 juta kilogram ini adalah hasil kerja bersama, sekaligus bukti bahwa petani kita memiliki kepastian pasar saat panen tiba," katanya.
Ia menambahkan, Bulog Cabang Bogor akan terus menyerap gabah petani hingga akhir tahun, memperkuat kemitraan, serta menjaga ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sesuai standar mutu.