45 Inspirator Muda Bogor Dapat Penghargaan FMP 2026, Ini Sosoknya

Festival Merah Putih 2026 memberi penghargaan kepada 45 inspirator Bogor dari bidang pendidikan
Sumber :
  • Dok: Abizar

Kota Bogor, VIVA BogorFestival Merah Putih (FMP) 2026 kembali menghadirkan ruang apresiasi bagi anak muda dan figur inspiratif yang dinilai aktif memberikan dampak positif bagi masyarakat. Memasuki tahun ke-11 penyelenggaraan, FMP memberikan penghargaan kepada 45 Inspirator Generasi Emas Merah Putih dengan tema “Local Heroes Menuju Indonesia Emas 2045”.

img_title Sukamakmur Gelar Rangkaian Maulid Nabi, Ada Syukuran Rampungnya IJD hingga Festival Marawis

Kegiatan penghargaan tersebut berlangsung di Auditorium Bima Arya, Gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Diarpus) Kota Bogor, Senin 31 Agustus 2026. Penghargaan secara simbolis diserahkan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, didampingi Ketua FMP 2026 Syahril M. Said dan Koordinator Generasi Emas Merah Putih Toto Sugiarto.

Sebanyak 45 pemuda dan figur inspiratif mendapatkan apresiasi karena dinilai konsisten memberikan kontribusi serta dampak positif di lingkungan masing-masing. Jumlah 45 penerima penghargaan dipilih sebagai simbol semangat perjuangan 1945.

img_title Di Tengah Gempuran Gawai, Sukamakmur Bidik Talenta Muda Lewat Festival Seni Islami

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi kegiatan yang telah memasuki tahun ketiga tersebut. Menurutnya, penghargaan bagi para local heroes menjadi bagian dari rangkaian panjang Festival Merah Putih yang digelar sepanjang Agustus.

“Ya, ini bagian dari rangkaian kegiatan Festival Merah Putih Kota Bogor. Di mana selain ada penaikan, penurunan Sang Saka Merah Putih setiap hari, ada beberapa kegiatan lomba-lomba. Ini salah satunya adalah bagaimana kita melakukan pemetaan kepada anak-anak muda Kota Bogor yang berprestasi, yang dianggap sebagai local heroes,” ujar Dedie kepada wartawan, Senin, 31 Agustus 2026.

img_title Rektor UIKA Bogor Buka IICASS 2026, Konferensi Digelar di Bogor dan Kelantan

Menurut Dedie, para penerima penghargaan merupakan individu yang telah memberikan kontribusi di lingkungan masing-masing dan memberikan dampak bagi Kota Bogor.

Ia menilai pembangunan kota tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur. Pembangunan sumber daya manusia juga perlu mendapat perhatian agar masyarakat dapat ikut mengambil peran dalam memajukan daerah.

“Pesannya tentu yang pertama, untuk merawat dan membangun Kota Bogor ini perlu kebersamaan. Perlu langkah yang membuat kita semua bisa mengisi pembangunan bukan hanya dari sisi infrastruktur, tetapi pembangunan manusia. Misalnya dari literasi, seni budaya, keagamaan hingga sosial,” jelasnya.

Koordinator Generasi Emas Merah Putih, Toto Sugiarto, menjelaskan bahwa 45 inspirator yang dipilih tahun ini berasal dari berbagai latar belakang. Mereka terbagi dalam empat kategori utama, yakni pendidikan, kewirausahaan, keagamaan, serta seni dan lingkungan hidup.

Halaman Selanjutnya
img_title