Mojang Jajaka Cariu 2026 Resmi Digelar, Ini Daftar Pemenangnya
- Dok: Dedi Ruswandi
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Ajang Pasanggiri Mojang Jajaka tingkat Kecamatan Cariu tahun 2026 resmi memasuki babak grand final, Kamis (13/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tak sekadar menjadi ajang unjuk penampilan, Pasanggiri Mojang Jajaka Cariu menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengasah bakat, wawasan, kemampuan berkomunikasi, kepercayaan diri, hingga kepedulian terhadap potensi daerah.
Rangkaian seleksi telah dimulai sejak 3 Agustus 2026. Setelah melewati sejumlah tahapan seleksi dan menjalani karantina pada 11–12 Agustus, sebanyak 20 pasangan berhasil melaju ke babak grand final.
Dari jumlah tersebut, peserta kembali disaring menjadi 10 pasangan terbaik untuk mengikuti berbagai tahapan unjuk kabisa di hadapan dewan juri.
Camat Cariu, Drs. Pardi A.P., mengatakan kegiatan tersebut memiliki tujuan lebih luas selain memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurutnya, ajang Mojang Jajaka dapat menjadi sarana menggali potensi sekaligus membentuk karakter generasi muda di wilayah Cariu.
Camat Cariu Drs. Pardi. A.P
- Dok: Dedi Ruswandi
“Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan grand final Mojang Jajaka Kecamatan Cariu tahun 2026. Ada beberapa tujuan, pertama untuk memeriahkan rangkaian HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” ujar Pardi.
Ia menjelaskan, peserta tidak hanya dinilai dari kemampuan tampil di atas panggung. Wawasan dan pengetahuan mengenai potensi yang dimiliki Kecamatan Cariu juga menjadi bagian penting dalam penilaian.
Hal tersebut dinilai penting agar Mojang Jajaka terpilih nantinya mampu menjadi representasi daerah sekaligus ikut mengenalkan berbagai potensi Cariu kepada masyarakat yang lebih luas.
“Bagaimana kita melihat para pemuda dan pemudi Cariu mempunyai wawasan dan pengetahuan yang luas terkait potensi yang ada di wilayah Kecamatan Cariu,” katanya.
Selain wawasan, tahapan unjuk kabisa juga menjadi proses pembelajaran bagi peserta. Mereka dituntut mampu berkomunikasi dengan baik, menunjukkan penampilan yang sesuai, membangun keserasian dengan pasangan, serta menjaga sikap dan sopan santun.
Pardi berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti rangkaian Pasanggiri Mojang Jajaka tidak berhenti setelah kompetisi selesai. Nilai-nilai yang didapat diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.