Putar Balik Sempit, Arus Lalu Lintas di Ciawi Menuju Puncak Tersendat
- Dok: Rizal
kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Arus lalu lintas di persimpangan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali dikeluhkan warga. Kendaraan yang hendak melakukan putar balik dinilai harus melewati celah yang terlalu sempit sehingga membuat pergerakan lalu lintas tersendat.
Kondisi tersebut terutama dirasakan kendaraan yang hendak menuju Cibedug, Megamendung, Cisarua hingga kawasan Puncak. Antrean kendaraan terlihat mengular karena proses putar balik tidak dapat dilakukan dengan leluasa.
Warga Ciawi, Muksin, mengatakan pengaturan lalu lintas di titik tersebut perlu mendapat perhatian. Menurutnya, ruang putar balik yang tersedia terlalu sempit dibandingkan dengan kepadatan kendaraan yang melintas dari arah Bogor menuju Puncak.
“Ini aturannya seperti apa, ya. Di lokasi putar balik sangat sempit dan kendaraan lain yang menuju Cibedug, Megamendung, Cisarua jadi tersendat,” ujar Muksin, Kamis, 13 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat kendaraan harus memperlambat laju ketika hendak berbalik arah. Kendaraan kemudian melintas secara bergantian melalui celah yang tersedia agar tidak saling menghambat.
Situasi semakin dirasakan karena terdapat beton pembatas di sekitar lokasi. Keberadaan pembatas tersebut dinilai membuat ruang gerak kendaraan semakin terbatas, khususnya bagi kendaraan yang membutuhkan ruang lebih lebar ketika melakukan putar balik.
Muksin menilai persoalan tersebut perlu menjadi perhatian karena persimpangan Ciawi merupakan salah satu titik penting bagi kendaraan yang melanjutkan perjalanan menuju kawasan Puncak.
Ketika arus kendaraan dari arah Bogor cukup padat, kendaraan yang hendak berputar arah harus menunggu dan memperlambat laju. Kondisi itu kemudian berdampak terhadap kendaraan lain yang hendak melintas menuju kawasan Cibedug, Megamendung, Cisarua, dan Puncak.
“Putar baliknya sempit, ditambah beton pembatas yang memakan tempat. Jadi kendaraan yang mau melintas ke arah Puncak ikut tersendat,” jelasnya.
Warga berharap pengaturan pada titik putar balik tersebut dapat dievaluasi. Penataan ruang kendaraan, menurutnya, perlu mempertimbangkan volume lalu lintas sekaligus kebutuhan kendaraan yang hendak berpindah arah.
Evaluasi diharapkan dapat membuat kendaraan lebih mudah melakukan putar balik tanpa mengganggu arus utama. Dengan begitu, potensi antrean panjang di sekitar persimpangan Ciawi juga dapat diminimalkan.