Hindari Minibus yang Mengerem Mendadak, Truk Boks Terbalik di Jalur Puncak dan Tabrak Pagar Vila
- Dok: Rizal
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di Jalur Raya Puncak, Kabupaten Bogor. Sebuah truk boks Mitsubishi Canter terbalik setelah pengemudinya berusaha menghindari sebuah minibus yang tiba-tiba mengerem di depannya. Peristiwa tersebut terjadi di depan Villa Oman Plataran, Kampung Sampay, RT 001 RW 008, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kamis, 9 Juli 2026 sekitar pukul 06.30 WIB.
Insiden itu sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas di jalur wisata Puncak. Posisi truk yang terbalik di tepi jalan membuat arus kendaraan melambat hingga proses penanganan dilakukan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, A. Rahman, mengatakan kendaraan yang mengalami kecelakaan merupakan Light Truck Box Mitsubishi Canter berwarna kuning-merah dengan nomor polisi D-8465-ZU.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk tersebut dikemudikan oleh D.M. dan melaju dari arah Puncak menuju Gadog. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan karakteristik jalan lurus dan menurun.
Menurut hasil penyelidikan awal, sesampainya di lokasi kejadian, pengemudi berusaha menghindari sebuah kendaraan minibus yang identitasnya tidak diketahui. Minibus tersebut disebut tiba-tiba mengerem di depan truk sehingga sopir mengambil tindakan menghindar dengan membanting kemudi ke arah kiri.
Manuver tersebut membuat truk keluar dari jalur dan menghantam tembok pagar Villa Oman Plataran. Benturan yang cukup keras mengakibatkan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik.
"Akibat benturan tersebut, kendaraan truk boks terbalik dengan posisi keenam rodanya berada di atas. Beruntung, tidak ada korban dalam peristiwa itu, sementara kendaraan mengalami kerusakan cukup parah," ujar A. Rahman.
Meski kondisi kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan dan posisi terbalik, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
"Pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka, baik luka berat maupun luka ringan. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp10 juta," kata A. Rahman.
Kerusakan yang ditimbulkan tidak hanya terjadi pada kendaraan, tetapi juga pada pagar Villa Oman Plataran yang tertabrak saat truk keluar dari badan jalan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengendara yang melintasi Jalur Raya Puncak agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama di ruas jalan menurun yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi. Pengemudi juga diharapkan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan sehingga memiliki ruang yang cukup untuk melakukan pengereman apabila terjadi situasi darurat.