Sampah Liar Kembali Penuhi Lahan PTPN di Puncak Bogor, DLH dan PTPN Turun Bersihkan Lokasi
- Dok: Rizal
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Tumpukan sampah liar kembali mencemari lahan milik PTPN I Regional 2 yang berada di bawah lereng perbukitan Riung Gunung, Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor. Kondisi tersebut dinilai mengganggu keindahan kawasan wisata sekaligus berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak segera ditangani.
Menindaklanjuti persoalan tersebut, UPT Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Wilayah III Ciawi bersama PTPN I Regional 2 menggelar operasi kebersihan dengan mengerahkan personel dan armada pengangkut sampah. Aksi kolaboratif ini dilakukan sebagai upaya membersihkan kawasan sekaligus mencegah penumpukan sampah semakin meluas.
Kepala UPT DLH Wilayah III Ciawi, Hendri Iskandar, mengatakan lokasi tumpukan sampah berada di bawah lereng bukit sehingga proses pembersihan membutuhkan kerja sama lintas pihak agar pengangkutan dapat dilakukan secara maksimal.
"Kami menerjunkan dua unit dump truck untuk mengangkut sampah. Hingga proses pembersihan berlangsung, sekitar enam kubik sampah berhasil diangkut dari lokasi," ujar Hendri, Kamis (9/7/2026).
Menurut Hendri, persoalan sampah liar di sepanjang koridor Jalan Raya Puncak masih menjadi tantangan yang terus berulang. Meski pembersihan rutin dilakukan, masih ada oknum yang membuang sampah sembarangan sehingga tumpukan kembali muncul di sejumlah titik.
Ia menilai penyelesaian persoalan tersebut tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk masyarakat dan pengunjung wisata, agar kawasan Puncak tetap terjaga kebersihannya.
Sementara itu, Asisten Manager Legal dan Umum PTPN I Regional 2, Asep Zenal Muttaqin, menegaskan pihaknya memiliki komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan di kawasan Puncak. Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak dapat dilakukan sendiri sehingga kolaborasi dengan pemerintah menjadi langkah yang penting.
"Permasalahan sampah liar di kawasan Jalan Raya Puncak tidak bisa ditangani sendiri. Karena itu kami berkolaborasi dengan DLH agar lingkungan tetap bersih dan nyaman," ujarnya.
Asep menjelaskan, keberadaan sampah liar tidak hanya menimbulkan kesan kumuh, tetapi juga merusak estetika kawasan Puncak yang selama ini menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bogor. Jika kondisi tersebut terus dibiarkan, citra kawasan wisata juga dapat terdampak.