Disdukcapil Kota Bogor Gencarkan Jemput Bola Adminduk hingga Dukung SPMB 2026
- Dok: Abizar
Kota Bogor, VIVA Bogor – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor terus memperkuat pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui berbagai inovasi jemput bola yang langsung menyasar masyarakat. Upaya tersebut dipaparkan dalam kegiatan sosialisasi di Aula Kelurahan Sukadamai, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa 19 Mei 2026.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam mewujudkan visi “Bogor Barat Bogor Maju” yang terintegrasi dalam misi “Bogor Cerdas”, dengan fokus utama pada percepatan dan kemudahan akses layanan publik.
Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan, menjelaskan bahwa strategi jemput bola menjadi salah satu langkah penting untuk mendekatkan pelayanan adminduk kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses.
Salah satu program unggulan yang terus berjalan hingga saat ini adalah Lapak Capil atau Layanan Jemput Bola Pembuatan Akta Pencatatan Sipil. Program tersebut telah dimulai sejak Januari 2024 dan rutin dilaksanakan dua kali dalam sepekan di berbagai wilayah kelurahan.
“Kegiatan hari ini yang kita sebut Lapak Capil adalah sebuah gerakan jemput bola yang sudah kami awali sejak Januari 2024. Sampai sekarang tahun 2026 masih terus berjalan secara rutin,” ujar Ganjar Gunawan.
Awalnya, layanan Lapak Capil hanya difokuskan pada penerbitan akta kelahiran. Namun seiring tingginya kebutuhan masyarakat, layanan tersebut kini diperluas mencakup pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), akta kematian, aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga perekaman KTP elektronik bagi pemula.
Menurut Ganjar, pelayanan reguler yang tersedia di kantor dinas, kecamatan, hingga Mal Pelayanan Publik masih didominasi oleh penerima kuasa, bukan pemohon langsung. Karena itu, Disdukcapil menghadirkan layanan jemput bola untuk menjangkau warga secara lebih efektif.
Selain Lapak Capil, Disdukcapil juga menghadirkan inovasi LSM atau Layanan Sore Malam. Melalui layanan ini, petugas tetap siaga di kelurahan hingga malam hari agar masyarakat yang bekerja pada siang hari tetap bisa mengurus dokumen kependudukan.
“Kalau masyarakat masih kesulitan datang pada jam kerja, kami hadir melalui Layanan Sore Malam. Ini menjadi bagian dari program prioritas kami,” jelasnya.