Unik! Warga Rumpin Bangun Menara Eiffel Setinggi 20 Meter untuk HUT RI
- Dok: Fahri
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terlihat dari kreativitas warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Di Kampung Setu RT 02 RW 03, warga dan pemuda secara swadaya membangun sebuah gapura unik berbentuk miniatur Menara Eiffel di Paris, Prancis.
Bangunan yang memiliki tinggi sekitar 20 meter itu menjadi perhatian karena tampil berbeda dari gapura perayaan kemerdekaan pada umumnya. Tidak hanya mengandalkan bentuk yang menyerupai Menara Eiffel, bangunan tersebut juga dihiasi berbagai ornamen lampu yang membuatnya semakin menarik ketika malam hari.
Cahaya dari lampu warna-warni yang terpasang di sejumlah bagian menara membuat suasana Kampung Setu tampak lebih semarak. Lampu LED, lampu tembak, hingga lampu hias dipasang dan diatur sedemikian rupa sehingga menyala bergantian.
Kepala Desa Mekarsari, Hendrik, mengapresiasi kreativitas dan kegigihan warga serta pemuda yang terlibat dalam pembuatan menara tersebut. Menurutnya, karya itu menjadi salah satu bentuk semangat masyarakat dalam mengisi momentum kemerdekaan.
“Kami sangat mengapresiasi kreativitas pemuda dan warga di Kampung Setu. Daerah ini memang sentra kerajinan tangan, khususnya bahan bambu. Semoga makin banyak karya-karyanya dan menjadi potensi bagi usaha dan ekonomi masyarakat,” ujar Hendrik.
Menara tersebut dibuat menggunakan bahan utama bambu yang kemudian dilapisi cat minyak berwarna terang. Proses pengerjaannya berlangsung sekitar satu bulan dengan melibatkan warga dan pemuda secara gotong royong.
Agus Noviandi, selaku inisiator pembuatan gapura, mengatakan pembangunan menara dilakukan secara sukarela dengan semangat kebersamaan. Ia bersama warga berusaha menggabungkan keterampilan kerajinan tangan dengan unsur seni sehingga menghasilkan karya yang tidak hanya menjadi hiasan perayaan kemerdekaan.
“Dengan berbagai ornamen lampu tersebut, menara setinggi 20 meter ini makin terlihat indah saat malam hari. Kami paduan konsep karya kerajinan tangan dengan unsur seni,” ungkap Agus.
Agus sendiri merupakan pelaku kerajinan tangan yang sebelumnya pernah menjadi juara dalam sebuah ajang lomba kerajinan tangan di Kabupaten Bogor. Pengalaman dan ketertarikannya terhadap seni kemudian dituangkan dalam pembuatan miniatur Menara Eiffel tersebut.