DPRD Kota Bogor Dukung Bogor Bersholawat, Libatkan 200 Majelis Taklim
- Istimewa
Kota Bogor, VIVA Bogor – Gerakan Masyarakat Kota Bogor (GMKB) akan menggelar kegiatan keagamaan bertajuk Bogor Bersholawat pada 21 November 2026 mendatang. Kegiatan yang direncanakan berlangsung di Plaza Balai Kota Bogor itu akan melibatkan sekitar 200 majelis taklim se-Kota Bogor.
Rencana tersebut disampaikan pengurus GMKB saat melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Dalam pertemuan itu, Adityawarman menyambut positif rencana kegiatan Bogor Bersholawat. Ia menilai GMKB selama ini telah memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Bogor melalui berbagai kegiatan sosial.
“GMKB telah berkontribusi untuk Kota Bogor. Semua sepak terjang GMKB terasa oleh masyarakat Kota Bogor,” kata Adityawarman.
Menurutnya, DPRD Kota Bogor siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
“Setiap kegiatan kami dukung sebaik mungkin, tentunya sesuai kemampuan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua GMKB Raden Ridho mengatakan, Bogor Bersholawat menjadi bagian dari upaya organisasinya untuk memperluas kontribusi kepada masyarakat. Selama ini, GMKB lebih banyak dikenal melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Kali ini, GMKB mencoba menghadirkan kegiatan yang mengangkat sisi keagamaan melalui Bogor Bersholawat.
“Selama ini GMKB bergerak di bidang sosial. Kali ini kami hendak mengadakan kegiatan di bidang keagamaan, yaitu Bogor Bersholawat,” ujar Ridho.
Pemilihan Plaza Balai Kota Bogor sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Menurut Ridho, lokasi tersebut berada di kawasan pusat Kota Bogor sehingga diharapkan dapat membuat kegiatan lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Bogor Bersholawat juga tidak hanya akan menjadi kegiatan keagamaan. Panitia berencana menghadirkan bazar UMKM sebagai bagian dari rangkaian acara.
Kehadiran bazar tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada masyarakat yang hadir.
“Kami berharap kegiatan ini juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Ridho menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan konsistensi GMKB dalam menjalankan berbagai aktivitas yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Selama ini, GMKB antara lain membantu memperbaiki rumah tidak layak huni (RTLH). Organisasi tersebut juga melakukan advokasi bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan akses pelayanan kesehatan di rumah sakit.