Pertama di Indonesia! IPB University dan Danone Indonesia Buka Program Praktik Profesi Nutrisionis

IPB University dan Danone Indonesia Tanda Tangan Kerja Sama
Sumber :
  • Viva Bogor

Program praktik kerja profesi ini akan dilaksanakan dalam beberapa gelombang sepanjang tahun 2026. Mahasiswa akan terlibat aktif dalam penyusunan konten edukasi berbasis sains, pengembangan materi komunikasi, hingga layanan konsultan gizi bagi karyawan serta kelompok sasaran krusial seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

img_title Dari Keterbatasan Menjadi Peluang, Mahasiswa MPKMB 63 Diajak Berani Memulai Bisnis

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Nutrisionis IPB University, Prof. Dr. Ir. Hardiansyah, MS, menyoroti bahwa pendidikan profesi ini merupakan yang pertama di Indonesia sebagai amanat dari Undang-Undang Kesehatan. Ia menjelaskan bahwa rancang bangun pendidikan gizi harus mampu menjawab permasalahan unik di setiap kelompok sasaran, mulai dari anemia pada remaja hingga kekurangan energi kronik pada ibu hamil.

“Melalui pemagangan ini, mahasiswa akan menjalani rotasi bergiliran di berbagai mitra, termasuk Danone, untuk mencapai kompetensi minimal. Sinergi ini akan mempercepat lahirnya inovasi dan solusi gizi yang lebih berdampak bagi masyarakat luas,” ungkap Prof. Hardiansyah.

img_title Gerbang Cendekia Kids Center bersama Grit Prospera Siap Hadirkan Fasilitas Pendidikan Anak di Setiap Cluster Perumahan

Ia juga menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat aspek health promotion. Di masa depan, nutrisionis dituntut tidak hanya ahli di layanan kesehatan, tetapi juga adaptif dalam mengedukasi masyarakat melalui berbagai pendekatan, termasuk platform digital.

"Kami berharap pengalaman ini membekali mahasiswa untuk menjadi nutrisionis yang adaptif, komunikatif, serta mampu menyampaikan pesan gizi secara tepat dan bertanggung jawab kepada masyarakat," tutup Prof. Hardiansyah.

img_title Kampoong Ecopreneur dan Petani Leuwisadeng Siap Tembus Ekspor Ubi ke Malaysia dan Singapura

Penandatanganan kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi awal kemitraan jangka panjang antara dunia akademik dan industri dalam membangun ekosistem layanan gizi yang lebih responsif dan efektif bagi kesehatan publik di Indonesia.