Bau Limbah Dapur Program MBG Resahkan Warga Sukaraksa, Video Protes Viral

Warga Sukaraksa Protes Ke Dapur MBG
Sumber :
  • Screenshot

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sejatinya hadir membawa harapan bagi masyarakat, justru memicu keresahan warga di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Warga mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari limbah dapur MBG di wilayah Desa Sukajaya.

img_title Warga Keberatan Cut and Fill di Bojong Koneng, Sentul City Buka Ruang Dialog

Keresahan tersebut mencuat pada Jumat malam, 30 Januari 2026 setelah sebuah video berdurasi 1 menit 23 detik beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, sejumlah warga terlihat meluapkan kekesalan mereka akibat bau tak sedap yang disebut menyebar hingga radius sekitar 200 meter dan mengganggu kenyamanan lingkungan.

“Sudah kami laporkan sejak awal pekan, tapi belum ada tindakan. Sama saja bohong,” ujar seorang warga dalam video tersebut dengan nada kecewa, Sabtu, 31 Januari 2026.

img_title Hujan Deras 10 Menit Guyur Kemang, Warga Bersyukur Setelah Kemarau Panjang

Warga mengaku khawatir terhadap dampak lingkungan dan mempertanyakan ke mana limbah dapur program MBG tersebut dibuang. Menurut mereka, program yang memiliki tujuan mulia tidak seharusnya menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat sekitar.

“Di bawah sana baunya seperti comberan, sampah, aroma yang sangat tidak sedap di lingkungan kami,” ungkap warga lainnya.

img_title "Galuga Kecil" di Rumpin Masih Keluarkan Asap, Warga Mengaku Mulai Terdampak

Tokoh masyarakat setempat turut angkat bicara dan mengingatkan bahwa aksi protes tersebut baru dilakukan oleh sebagian kecil warga. Ia menegaskan, apabila tidak ada solusi konkret dari pihak terkait, tidak menutup kemungkinan lebih banyak warga akan menyampaikan penolakan.

Program MBG sendiri membawa misi penting dalam meningkatkan gizi masyarakat. Namun, lemahnya pengelolaan limbah dikhawatirkan justru akan berbalik menjadi masalah lingkungan dan sosial.

Warga Desa Sukaraksa berharap pihak pengelola segera mengambil langkah nyata agar Program MBG tetap menjadi kebanggaan bersama, bukan sumber keresahan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola program MBG maupun Kepala SPPG belum memberikan konfirmasi terkait dugaan persoalan limbah dapur tersebut.