Apakah Menangis Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Lengkapnya
- freepik.com/freepik
Bogor, VIVA Bogor – Menangis kerap dianggap dapat membatalkan puasa. Nasihat yang sering kita dengar adalah “jangan menangis nanti puasanya batal”. Namun, benarkah menangis saat berpuasa dapat membatalkan puasa menurut ajaran Islam?
Dalam kajian fikih, puasa batal apabila seseorang melakukan hal-hal tertentu yang telah ditetapkan syariat. Dalam kitab Matnu Abi Syuja’ disebutkan bahwa terdapat sepuluh perkara yang membatalkan puasa, di antaranya:
1. Makan dan minum dengan sengaja
2. Memasukkan sesuatu ke dalam rongga tubuh bagian dalam
3. Melakukan pengobatan dan memasukkan sesuatu dari dua jalan (qubul dan dubur)
4. Muntah dengan sengaja
5. Berhubungan suami istri
6. Keluarnya mani akibat sentuhan
7. Haid
8. Nifas
9. Pingsan seharian penuh
10. Murtad.
Berdasarkan ketentuan tersebut, menangis tidak termasuk dalam hal yang membatalkan puasa. Air mata yang keluar dari mata tidak tergolong sesuatu yang masuk ke dalam rongga tubuh (jauf) melalui saluran yang membatalkan puasa.
Dengan demikian, seseorang yang menangis saat berpuasa tetap dianggap sah puasanya, selama tidak ada benda atau cairan yang masuk ke tenggorokan secara sengaja. Namun, terdapat kondisi tertentu yang perlu diperhatikan. Jika air mata mengalir hingga masuk ke dalam mulut, kemudian bercampur dengan air liur dan sengaja ditelan, maka puasa dapat menjadi batal karena termasuk memasukkan sesuatu ke dalam tubuh melalui tenggorokan.
Pendakwah Habib Ja’far juga pernah menjelaskan bahwa anggapan menangis dapat membatalkan puasa hanyalah mitos yang berkembang di masyarakat. Ia menyebut bahwa ungkapan tersebut lebih merupakan cara orang tua mendidik anak agar tidak mudah menangis, bukan berdasarkan hukum syariat.
“Tidak, nangis tidak membatalkan puasa. Yang membatalkan puasa itu masuknya makanan dan minuman ke dalam lubang di tubuh kita. Kalau ini kan bukan lobang, malah keluar air mata. Mungkin orang tua zaman dulu mendidik biar anaknya tidak cengeng jadi bilangnya jangan nangis nanti batal, tapi caranya kurang tepat.” ujarnya dalam salah tayangan di kanal Youtube miliknya.
Dalam Islam, menangis karena takut kepada Allah justru memiliki nilai ibadah. Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Rasulullah SAW pernah bersabda: