Lantik Pengurus DPPI, Jenal Mutaqin Titip Misi Penting Bentengi Pemuda dari Arus Digital
- Dok : Diskominfo Kota Bogor
Kota Bogor, VIVABOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, resmi melantik kepengurusan Pelaksana Daerah Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Bogor periode 2026–2030. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung khidmat di Balai Kota Bogor pada Jumat (6/11/2026).
Dalam arahannya, Jenal Mutaqin menggarisbawahi pentingnya peran pengurus baru untuk terus mengedukasi dan menyebarluaskan nilai-nilai ideologi Pancasila hingga ke seluruh lapisan masyarakat.
Ia meminta DPPI Kota Bogor tidak ragu melebarkan sayap jangkauannya ke berbagai organisasi kepemudaan, komunitas warga, hingga lembaga pendidikan.
“Ini amanah yang sangat besar, amanat dari masyarakat Kota Bogor yang menaruh harapan tinggi bagi pengurus yang baru dilantik. Peran DPPI kami harapkan bisa terus melebarkan sayap agar pemahaman Pancasila tidak berhenti di tataran seremonial saja,” tegas Jenal.
Lebih lanjut, Jenal menekankan bahwa pemahaman serta pengamalan Pancasila harus menjadi benteng utama masyarakat dalam menghadapi arus deras digitalisasi.
Di tengah kebebasan informasi saat ini, maraknya isu tidak bertanggung jawab dan berita bohong (hoax) dinilai berpotensi merusak moral bangsa jika tidak diimbangi dengan literasi ideologi yang kuat.
Oleh karena itu, hadirnya DPPI diharapkan mampu menghadirkan penyeimbang yang positif di ruang publik maupun media sosial.
DPPI dituntut aktif memberikan edukasi kritis agar masyarakat, khususnya kaum muda, tidak mudah terprovokasi oleh narasi menyesatkan yang beredar luas di dunia maya.
Fenomena perilaku negatif seperti aksi tawuran pelajar, geng motor, dan kenakalan remaja lainnya kerap berawal dari pengaruh konten digital yang terkontrol secara liar. Hal ini menjadi ancaman nyata bagi masa depan generasi penerus di Kota Bogor.
“Pentingnya nilai Pancasila di tengah digitalisasi yang begitu bebas. Peredaran informasi hoaks perlu mendapatkan counter positif dari rekan-rekan DPPI. Ini tugas kita bersama untuk mencegah dan melindungi generasi Bogor agar tidak terbawa arus negatif akibat pemanfaatan teknologi yang tidak bertanggung jawab,” pungkas Jenal.
Melalui pelantikan ini, Pemkot Bogor berharap DPPI 2026–2030 dapat melahirkan program kerja nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.