Cegah ISPA, Polsek Ciomas Bagikan 100 Masker Gratis ke Warga

Polsek Ciomas membagikan 150 masker gratis kepada warga untuk mengantisipasi paparan debu vulkanik Gunung Anak Krakatau
Sumber :
  • Dok: Fahri

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Kekhawatiran warga terhadap paparan debu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) mendorong Polsek Ciomas Polres Bogor turun langsung ke tengah masyarakat. Sebanyak 100 masker gratis dibagikan kepada warga untuk membantu melindungi saluran pernapasan dari paparan debu, Minggu, 6 September 2026.

img_title Cegah Aksi Main Hakim Sendiri, Polisi Evakuasi Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Parung

Aksi sosial tersebut dipimpin langsung Kapolsek Ciomas AKP Hendra Kurnia bersama sejumlah anggotanya. Mereka turun ke sejumlah ruas jalan utama untuk membagikan masker kepada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.

Menurut Hendra, pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus pelayanan kepolisian kepada masyarakat di tengah kondisi adanya potensi paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

img_title El Clasico Persija vs Persib di GBK, Polsek Parung Pantau Keberangkatan 105 Suporter

“Kita ingin melayani dan menjaga kesehatan masyarakat. Di tengah potensi dan kondisi adanya paparan abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau,” ujar AKP Hendra Kurnia.

Ia mengatakan, abu vulkanik yang terbang hingga ke wilayah Kabupaten Bogor dapat menimbulkan gangguan pernapasan apabila terhirup. Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah.

img_title Doa Bersama Digelar, Jurnalis Bogor Harapkan Lima Rekan dan Tiga Kru Kapal Selamat

Hendra mengingatkan warga untuk selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah. Masker dinilai dapat membantu menyaring partikel debu halus sehingga mengurangi paparan langsung ke saluran pernapasan.

Imbauan juga ditujukan kepada masyarakat yang menggunakan sepeda motor. Selain memakai masker, pengendara disarankan menggunakan helm dengan penutup kaca. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu melindungi mata dari paparan debu yang dapat menyebabkan iritasi.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki kepentingan yang mendesak. Imbauan itu disampaikan sebagai langkah antisipasi di tengah kekhawatiran terhadap paparan debu vulkanik.

Tak hanya melakukan pencegahan, masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Warga yang mengalami keluhan setelah terpapar debu, seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, atau iritasi mata, diimbau segera memeriksakan diri ke dokter.

“Jika merasakan sesak napas atau sakit lainnya segera berobat ke dokter,” pungkas Hendra.

Pembagian 100 masker gratis tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Polsek Ciomas dalam merespons kekhawatiran masyarakat. Polisi tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir langsung memberikan perlindungan dan informasi kepada warga di tengah situasi yang membutuhkan kewaspadaan.

Halaman Selanjutnya
img_title