Wisatawan ke Puncak Diminta Berangkat Pagi, Polisi Ingatkan Kondisi Kendaraan
- Dok: Rizal
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Wisatawan yang hendak menghabiskan akhir pekan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, diminta mengatur waktu perjalanan dengan berangkat lebih pagi. Imbauan ini disampaikan kepolisian untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan yang biasanya meningkat saat wisatawan mulai berdatangan.
Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman mengatakan, wisatawan dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor maupun luar Bogor sebaiknya tidak menunda keberangkatan hingga siang hari.
Menurutnya, kedatangan wisatawan secara bersamaan pada waktu yang berdekatan berpotensi membuat volume kendaraan meningkat dan menimbulkan penumpukan di sejumlah ruas menuju kawasan Puncak.
“Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, pengunjung wisatawan dari kota, Kabupaten Bogor maupun luar Bogor, pastikan keberangkatan lebih awal,” ujar Budi, Sabtu 029 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, kondisi arus lalu lintas di jalur Puncak dapat berubah sewaktu-waktu. Karena itu, penerapan sistem satu arah atau one way juga dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan volume kendaraan di lapangan.
Wisatawan pun diminta tidak hanya memperhatikan waktu keberangkatan, tetapi juga mempersiapkan kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
Hal tersebut terutama berlaku bagi wisatawan yang memilih menggunakan jalur alternatif menuju kawasan Megamendung dan Cisarua. Sejumlah jalur alternatif memiliki karakteristik jalan yang berbeda dibandingkan jalur utama.
Budi mengingatkan wisatawan agar memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum memasuki jalur alternatif. Kondisi jalan yang sempit, disertai tanjakan dan turunan cukup tajam, membutuhkan kendaraan dengan kondisi yang baik.
Salah satu bagian yang harus menjadi perhatian adalah sistem pengereman. Kondisi rem yang tidak prima dapat meningkatkan risiko ketika kendaraan melewati ruas jalan dengan turunan.
Selain rem, ketersediaan bahan bakar juga perlu diperhatikan. Wisatawan diminta memastikan bahan bakar mencukupi agar kendaraan tidak mengalami masalah ketika sedang melintasi jalur alternatif.
“Kondisi pengereman dan bahan bakar juga harus diperhatikan. Jangan sampai kendaraan bermasalah saat melintas jalur alternatif,” jelasnya.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya kepolisian menjaga kelancaran dan keamanan lalu lintas selama meningkatnya aktivitas wisata menuju kawasan Puncak.
Wisatawan juga diminta mematuhi seluruh rambu-rambu lalu lintas yang terdapat di sepanjang perjalanan. Pengendara diharapkan tidak mengambil keputusan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, terutama ketika menghadapi kondisi lalu lintas yang padat.