Gudang di Eks Pabrik Tekstil Unitex Bogor Terbakar, 9 Unit Damkar Diterjunkan
- Viva Bogor
Kota Bogor, Viva Bogor – Kebakaran yang terjadi di eks pabrik tekstil PT Unitex di Kota Bogor pada Jumat, 14 Agustus 2026 sore menghanguskan sebuah gudang.
Dari pantauan di lokasi kejadian sekitar pukul 15.30 WIB, kepulan asap pekat membumbung tinggi tatkala sejumlah armada mobil pemadam kebakaran tampak keluar masuk untuk menjangkau titik api yang membakar bangunan di dalam area pabrik.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Moch. Ade Nugraha, menjelaskan bahwa laporan kebakaran besar di bekas pabrik tekstil tersebut diterima petugas pada Jumat sore.
Ketika petugas tiba di lokasi, kobaran api sudah membesar dan melahap hampir seluruh bagian bangunan gudang yang berukuran sangat luas.
"Laporan ada kebakaran besar di eks pabrik tekstil Unitex Jumat pukul 15.30. Jadi ketika kami datang ke sini tentu sudah sangat besar apinya, tentu melahap satu unit gudang yang sangat besar, berukuran kurang lebih sekitar 2.000 meter persegi. Jadi ketika kami datang memang api sudah hampir seluruh bangunan," ujar Ade Nugraha saat diwawancarai di lokasi kejadian.
Ade menyebut sebanyak 6 unit mobil pemadam milik Damkar Kota Bogor dikerahkan, juga turut dibantu oleh 2 unit dari Damkar Kabupaten Bogor serta 1 unit dari BPBD.
Selain itu juga terpantau beberapa ambulans keluar masuk gerbang di Unitex yang menjadi lokasi kebakaran tersebut.
Ade melanjutkan penjelasan mengenai proses pemadaman dan pendinginan berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam.
Ia mengatakan terkait pemicu kebakaran, pihak Damkar belum dapat memastikan secara rinci karena instalasi listrik di lokasi dilaporkan sudah lama dicabut.
Namun, petugas menduga adanya aktivitas pembongkaran bangunan di dalam gudang yang masih menyimpan mesin-mesin tekstil berukuran besar.
"Gudang itu kelihatannya sedang dilakukan pembakaran, tapi masih ada mesin-mesin di dalamnya, masih ada mesin-mesin yang besar, mesin tekstil begitu. Kami melakukan pemadaman kurang lebih satu jam setengah. Tidak dipastikan penyebabnya, karena di lokasi juga instalasi listriknya sudah dicabut, tapi kelihatannya sedang dilakukan pembongkaran bangunan," ungkap Ade.