Ribuan Peziarah Padati TPU Muslim Cikuda Bogor H+2 Lebaran 2026

H+2 Lebaran, ribuan peziarah padati TPU Muslim Cikuda Bogor
Sumber :
  • Rosis Aditya

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Tradisi ziarah kubur atau nyekar masih menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Idul Fitri bagi umat Muslim. Hal ini terlihat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Cikuda, Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang dipadati ribuan peziarah pada H+2 Lebaran 2026, Minggu 22 Maret 2026

img_title Okupansi Hotel di Wilayah Bogor 78 Persen saat Paskah, Masih di Bawah Lebaran

Sejak pagi hari, warga sudah berdatangan untuk mendoakan keluarga dan kerabat yang telah berpulang. Berdasarkan pantauan di lokasi, terjadi lonjakan jumlah pengunjung yang cukup signifikan dibandingkan hari biasa.

Kepala Desa Bojong Nangka, H. Amir Arsyad, mengatakan bahwa tradisi nyekar di kawasan Cikuda rutin dilakukan setiap tahun, terutama pada satu hingga dua hari setelah Hari Raya Idul Fitri.

img_title Hari Pertama Masuk Sekolah di Bogor 98 Persen Siswa SD Hadir Antusias Usai Libur Lebaran

“Alhamdulillah ini sudah menjadi tradisi masyarakat di Kampung Cikuda. Biasanya H+1 atau H+2 Lebaran warga datang untuk nyekar. Tahun ini cukup luar biasa, diperkirakan ada sekitar 3.000 hingga 4.000 orang yang datang,” ujarnya.

Membludaknya jumlah peziarah juga sempat menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar area pemakaman. Pemerintah desa sebelumnya telah mengimbau warga untuk tidak membawa kendaraan roda empat karena keterbatasan lahan parkir.

img_title Arus Balik Lebaran Memanas, Terminal Baranangsiang Bogor Dipadati Pemudik Sejak Pagi

“Kami sudah mengimbau agar warga tidak membawa kendaraan besar karena parkiran terbatas. Namun masih ada beberapa yang tetap membawa kendaraan, kemungkinan dari luar daerah yang belum mengetahui aturan ini,” tambahnya.

Di sisi lain, ramainya peziarah turut membawa berkah bagi para pedagang musiman. Sejumlah pedagang bunga tabur dan air mawar terlihat berjajar di pintu masuk pemakaman. Selain itu, pedagang makanan dan mainan anak juga ikut meramaikan kawasan tersebut.

Pemerintah desa berharap ke depan fasilitas di area pemakaman dapat terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya jumlah peziarah setiap tahunnya.

“Harapannya ke depan kita bisa memperbaiki infrastruktur dan pengelolaan. Semoga tradisi ziarah ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan ibadah dan rasa syukur kepada Allah SWT,” pungkasnya.*