Kebakaran Karoseri Delima Jaya Bogor, Satu Bus Display Terdampak Percikan Api
- Dok: Abizar
Kota Bogor, VIVA Bogor – Kebakaran terjadi di gedung Karoseri Delima Jaya, Kota Bogor, Jumat 5 Februari 2026 pagi. Insiden ini menyebabkan satu unit bus display yang berada di lantai bawah gedung terdampak percikan api, meski tidak sampai terbakar seluruhnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, Agung Prihanto, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 08.30 WIB. Api diduga muncul dari ruang rapat di lantai dua gedung karoseri, saat kondisi bangunan masih kosong dan belum ada aktivitas karyawan.
“Awal kejadian sekitar pukul 08.30 WIB di lantai dua, tepatnya dari ruang meeting. Karena belum ada karyawan, api sempat membesar dan merambat ke ruangan sebelah, lalu menjalar ke lantai bawah hingga mengenai satu unit bus display,” ujar Agung di lokasi kejadian.
Bus display tersebut diketahui disimpan di lantai satu gedung. Untuk mengendalikan api, petugas Damkar Kota Bogor mengerahkan delapan unit mobil pemadam ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam.
“Alhamdulillah, api sudah berhasil ditangani. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” katanya.
Agung menambahkan, proses pemadaman sempat mengalami kendala karena material di dalam bangunan karoseri tergolong mudah terbakar, sehingga api cepat membesar. “
Ini area industri karoseri, materialnya mudah terbakar, jadi api relatif cepat membesar,” tambahnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
“Untuk penyebab kebakaran belum bisa kami pastikan, masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Agung.
Pantauan di lokasi hingga pukul 10.20 WIB menunjukkan arus lalu lintas di Jalan Sholeh Iskandar yang sempat tersendat akibat proses pemadaman, kini sudah kembali normal berkat pengaturan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Bogor.
Diketahui, kebakaran ini menghanguskan ruangan di lantai dua gedung Karoseri Delima Jaya, sementara area lain berhasil diamankan.