Publikasi Kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bogor
- Istimewa
VIVA Bogor –Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, Ir. Suryanto Putra, M.Si., memaparkan capaian program Penyehatan Lingkungan (PL) tahun anggaran 2025 yang meliputi pengelolaan sistem penyediaan air minum, sistem air limbah, serta pembangunan infrastruktur drainase. Seluruh program tersebut merupakan bagian dari mandat Dinas PUPR dalam mendukung Bupati Bogor dalam urusan pekerjaan umum dan penataan ruang.
Kerusakan SPAM Akibat Cuaca Ekstrem Ditangani di Triwulan II
Suryanto menjelaskan bahwa hujan deras dengan intensitas ekstrem pada awal tahun menyebabkan kerusakan signifikan pada jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di delapan desa di Kecamatan Cisarua, Sukamakmur, Babakan Madang, dan Gunung Sindur.
“Kerusakan jaringan perpipaan seperti patahan, pergeseran, hingga tertimbun longsor sangat memengaruhi aliran air bersih ke masyarakat. Kami langsung melakukan langkah cepat, dan alhamdulillah perbaikannya sudah selesai pada Triwulan Kedua 2025,” ujar Suryanto.
Ia menegaskan bahwa penanganan ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan layanan air minum tetap berjalan, termasuk dalam kondisi darurat. Pihaknya juga menguatkan upaya mitigasi dan peningkatan kesiapsiagaan bencana sebagai strategi jangka panjang menjaga keberlanjutan SPAM.
Pembangunan MCK dan Sarana Sanitasi untuk Perluas Akses Air Limbah Layak
Pada sektor air limbah, Dinas PUPR menjalankan program pembangunan IPAL komunal, tangki septik individual pedesaan, dan MCK guna mengurangi sanitasi buruk di wilayah Kabupaten Bogor. Salah satu kegiatan pada tahun 2025 adalah pembangunan MCK di Pondok Pesantren Nahrul Hidayah, Kampung Poncol, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong.
“Peningkatan sanitasi menjadi fokus kami. Akses air limbah yang lebih layak sangat berpengaruh pada kesehatan masyarakat, terutama di kawasan padat,” kata Suryanto.
Pembangunan PUPR Kabupaten Bogor.
- Istimewa
300 Titik Drainase Vertikal dan Pembangunan Drainase
Lingkungan Untuk mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman, Dinas PUPR juga melaksanakan pembangunan drainase vertikal sebanyak 300 titik yang tersebar di sembilan kecamatan, termasuk Cigombong, Jasinga, Megamendung, Tajurhalang, dan Cibinong. Selain itu, drainase lingkungan (horizontal) dibangun di 24 kecamatan dan 63 desa/kelurahan sebagai upaya melindungi kawasan rawan banjir serta meningkatkan fungsi pengendalian air permukaan.