Cegah Dugaan Modus Ganjal ATM, Pengawas SPBU di Bogor Ditusuk

Korban penusukan seorang pengawas SPBU di Tanjungsari, Kabupaten Bogor.
Sumber :
  • Dok: Fahri

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Upaya menggagalkan dugaan aksi kejahatan dengan modus ganjal kartu ATM berujung petaka di Kampung Sodong, Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.

img_title Pohon Karsen Tumbang Timpa Mobil dan Motor di Depan Mie Gacoan Pajajaran Bogor

Seorang pengawas SPBU bernama Supendi (32), warga Kampung Sodong RT 20 RW 10, Desa Tanjungrasa, mengalami luka tusuk setelah berupaya bersama rekan-rekannya melumpuhkan seorang pria yang dicurigai akan menjalankan aksi ganjal ATM.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 19.15 WIB, tidak lama setelah waktu Magrib. Saat itu, gerak-gerik seorang pria di sekitar mesin ATM SPBU menarik perhatian pihak pengawas.

img_title Hajat Bumi Desa Selawangi Meriah, Dongdang Hasil Panen Jadi Wujud Syukur Warga

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, aktivitas pria tersebut sempat dipantau melalui kamera CCTV dan dari ruang pengawas. Kecurigaan kemudian mendorong petugas untuk mencoba memastikan apa yang dilakukan pria tersebut.

Seorang petugas bernama Nopi kemudian berpura-pura melakukan transaksi di mesin ATM. Pria yang dicurigai tersebut disebut mendekati Nopi dan menawarkan bantuan.

img_title Kapolsek Rumpin Jenguk Korban Curanmor, Tegaskan Proses Hukum Tetap Berjalan

Namun, situasi kemudian berubah menjadi keributan. Nopi terlibat perkelahian dengan pria tersebut. Melihat kejadian itu, Supendi bersama seorang rekannya, Bendi Supriadi, datang membantu untuk melumpuhkan pria yang diduga membawa senjata tajam.

Perkelahian pun terjadi. Dalam kejadian tersebut, Supendi mengalami luka tusuk pada bagian dada bawah serta luka gores di lengan kanan.

“Awalnya kejadian setelah Magrib. Kawan-kawan pengawas langsung datang dan terjadi perkelahian. Satu per satu terlibat hingga akhirnya ada tiga orang yang jatuh, yakni satu pelaku dan dua pengaman. Salah satu korban bernama Supendi,” ujar seorang narasumber di lokasi.

Setelah melukai Supendi, pria tersebut langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Korban kemudian mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Tanjungsari sebelum dibawa ke RSUD untuk menjalani penanganan lebih lanjut.

Di tengah upaya pengejaran, warga dan petugas juga mencurigai keberadaan sebuah mobil yang berada di sekitar lokasi. Kendaraan tersebut disebut sempat bergerak perlahan saat pelaku dikejar, lalu kembali mundur.

“Kami tidak bisa memastikan apakah pengemudi mobil itu bagian dari komplotan atau tidak. Namun, gerak-geriknya membuat kami curiga karena saat terjadi pengejaran, mobil tersebut bergerak pelan seperti menghalangi, kemudian mundur lagi,” kata narasumber.

Halaman Selanjutnya
img_title