Pemkot Bogor Realisasi Program Bedah Rumah di Tahun 2026

Relasasi Program Bedah Rumah
Sumber :

Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan merealisasikan program Bedah Rumah pada tahun 2026 mendatang. 

img_title Anak Usia 6 Tahun Terlibat Kekerasan, DPRD Bogor Soroti Pengasuhan

Program ini pun sudah masuk dalam janji politik dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). 

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat Rapat Koordinasi (rakor) Rencana Program Bedah Rumah dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Amanuba Hotel and Resort, Bogor Selatan, dalam keterangan diterima bogor.viva.co.id, Kamis 28 2025.

img_title Kinerja Damkar Kota Bogor Dapat Apresiasi, Kesiapsiagaan Pelayanan Jadi Sorotan

Jenal Mutaqin menerangkan, skema bedah rumah ini merupakan evaluasi dari program RTLH yang sudah dan masih berjalan, dengan target dan harapan rumah yang diperbaiki sudah Standar Nasional Indonesia (SNI). 

“Kita punya mapping yang jelas, bahwa rumah yang tidak layak di Kota Bogor pencapaiannya akan lebih terukur. Tidak seremonial dan ajuan stimulus,” jelas Jenal Mutaqin. 

img_title Gelar FKP di Bogor, BSN-KAN Perkuat Ekosistem Layanan Publik

Jenal Mutaqin menegaskan, program RTLH tetap berjalan dengan pola yang sama. Tentu dengan verifikasi yang independen dan tepat sasaran. Artinya menyasar rumah warga yang betul-betul sudah tidak layak. 

“Apalagi misalnya orang itu berkontribusi untuk Kota Bogor. Seperti tukang bebersih sampah, guru ngaji, RT, RW yang sepuh, yang memang rumahnya sangat tidak layak ditinggali,” ungkapnya. 

Pada tahun 2026 mendatang, program Bedah Rumah ini diharapkan bisa terealisasikan. Sehingga pada rakor tersebut, dilakukan sosialisasi kepada camat, lurah, dan Kasi Kemas se-Kota Bogor.

“Skema anggaran, dalam plafon itu maksimal sampai Rp100 Juta per penerima. Namun syukur-syukur tidak mencapai segitu. Secara regulasi akan kita siapkan, baik Perwali termasuk guidencenya selama tidak melanggar aturan,” tutur Jenal Mutaqin. 

Jenal Mutaqin memiliki harapan besar, untuk mengurangi jumlah rumah yang tidak layak dan warga Kota Bogor memiliki hunian yang layak ditempati.