Final El Clasico Pordes Bantarkaret, Garesi FC Tekuk Aremci FC 1-0
- Dok: Firmansyah
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Laga final Pekan Olahraga Desa (Pordes) Cup Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, berlangsung sengit. Garesi FC akhirnya keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Aremci FC dengan skor tipis 1-0.
Pertandingan yang mempertemukan Garesi FC dan Aremci FC tersebut berlangsung dengan atmosfer meriah. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya penonton yang datang ke Lapangan GBK Desa Bantarkaret untuk menyaksikan langsung pertandingan final.
Laga tersebut semakin menarik perhatian karena Aremci FC merupakan juara bertahan. Sementara itu, Garesi FC harus berjuang keras untuk merebut kemenangan sekaligus memastikan diri menjadi yang terbaik dalam ajang Pordes Bantarkaret 2026.
Pertandingan berjalan sengit hingga akhirnya Garesi FC mampu mencetak satu gol yang menjadi pembeda. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan berakhir dan memastikan Garesi FC memenangkan laga final.
Sekretaris Desa Bantarkaret, H. Sastra, mengapresiasi pelaksanaan Pordes Cup 2026 yang dapat berlangsung dengan lancar. Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, terutama unsur Muspika Kecamatan Nanggung.
“Alhamdulillah, berkat bantuan dari Muspika Kecamatan Nanggung, terutama Kapolsek, Danramil, dan seluruh jajaran Muspika, Pordes Cup ini dapat berjalan dengan sukses,” ujar Sastra, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurutnya, pelaksanaan Pordes tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan bagi masyarakat. Turnamen tersebut juga memberikan dampak positif terhadap aktivitas perekonomian warga, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Bantarkaret.
Selama pertandingan berlangsung, sejumlah pedagang dan pelaku UMKM berjualan di sekitar Lapangan GBK Desa Bantarkaret. Ramainya penonton yang datang membuat aktivitas perdagangan di sekitar lokasi turut meningkat.
“Dengan adanya Pordes Cup Desa Bantarkaret, alhamdulillah selama turnamen ini berjalan bisa membantu masyarakat dan menghidupkan perekonomian UMKM, khususnya di Desa Bantarkaret,” katanya.
Sastra mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya Lapangan GBK ketika pertandingan digelar. Kondisi tersebut secara tidak langsung memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari kegiatan olahraga desa.
“Saking ramainya para penonton yang hadir di Lapangan GBK Desa Bantarkaret, alhamdulillah UMKM bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.