Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina Lewat Gol Ferran Torres
- REUTERS/Jeenah Moon
Bogor, VIVA Bogor – Timnas Spanyol resmi mengukir sejarah dengan meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di New York–New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Senin 20 Juli 2026 pagi WIB.
Kemenangan ini sekaligus menjadi trofi Piala Dunia kedua bagi La Roja setelah sebelumnya menjadi kampiun pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Pertandingan berlangsung sengit sejak peluit awal dibunyikan. Selama 90 menit waktu normal, Spanyol tampil lebih dominan dengan menguasai jalannya permainan dan menciptakan banyak peluang. Namun, rapatnya pertahanan Argentina membuat skor tetap bertahan 0-0 hingga laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Memasuki extra time, Spanyol langsung meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-93, Nico Williams hampir membuka keunggulan melalui sundulan yang masih mampu ditepis Emiliano Martinez.
Tiga menit berselang, Nico Williams sempat membobol gawang Argentina memanfaatkan kemelut di depan gawang. Namun, wasit Slavko Vincic menganulir gol tersebut setelah tinjauan menunjukkan Mikel Merino melakukan pelanggaran terhadap Nicolas Otamendi dalam proses terjadinya gol.
Spanyol akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-106. Berawal dari umpan silang Pedro Porro ke tiang jauh, Nico Williams menyundul bola ke arah Ferran Torres yang berdiri tanpa kawalan. Penyerang Spanyol itu langsung melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Emiliano Martinez dan membawa La Roja unggul 1-0.
Ferran Torres kembali menjebol gawang Argentina pada menit ke-113. Namun, gol tersebut tidak disahkan karena ia telah berada dalam posisi offside saat menerima umpan terobosan.
Di sisa pertandingan, Argentina berusaha menyamakan kedudukan. Giuliano Simeone sempat memperoleh peluang emas melalui sepakan keras dari dalam kotak penalti, tetapi bola melambung di atas mistar gawang.
Lionel Messi dan rekan-rekannya juga terus menekan hingga menit-menit akhir. Meski demikian, pertahanan disiplin Spanyol mampu meredam setiap ancaman sehingga skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Sepanjang pertandingan, Spanyol tampil sangat dominan dengan mencatatkan 10 tembakan tepat sasaran. Sebaliknya, Argentina kesulitan mengembangkan permainan dan minim menciptakan peluang berbahaya.