Progres 70 Persen, Pembangunan Trase Baru Jalan Saleh Danasasmita Dikebut hingga Dini Hari
- Dok: Abizar
Kota Bogor, VIVA Bogor – Pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis, Kota Bogor, memasuki fase percepatan. Hingga Kamis, 24 September 2026, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 70 persen, meningkat dari 60,793 persen dalam kurun waktu lima hari.
Percepatan dilakukan untuk mengejar target penyelesaian proyek yang ditetapkan pada 21 Oktober 2026. Tim pelaksana menerapkan pola kerja hingga malam dan dini hari untuk mempercepat sejumlah tahapan konstruksi yang masih berlangsung.
Perwakilan pelaksana proyek, Aditya, mengatakan pekerjaan badan jalan menjadi salah satu fokus utama dalam percepatan. Pengecoran badan jalan telah mencapai STA 220 dan akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya.
“Untuk badan jalan seluruhnya, Alhamdulillah, hari ini tadi subuh kami sudah selesai pengecoran sampai STA 220,” kata Aditya.
Pengecoran menggunakan metode beton fast track dengan waktu pengerasan sekitar tiga hari. Metode tersebut diterapkan agar proses konstruksi dapat berlanjut ke tahap berikutnya dalam waktu yang lebih singkat.
Selain badan jalan, pekerjaan Dinding Penahan Tanah (DPT) juga terus digenjot. Saat ini, progres pengecoran DPT disebut telah mencapai sekitar 75 persen.
Aditya menargetkan sisa pengecoran hingga bagian atas atau top rampung pada Jumat pekan ini. Setelah pengecoran DPT selesai, tim pelaksana dijadwalkan memasuki pekerjaan subgrade yang ditargetkan mulai pekan depan dan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu hingga satu setengah minggu.
Persiapan fasilitas bagi pejalan kaki juga mulai dilakukan. Material paving berukuran 20x20 telah tersedia di lokasi proyek. Sementara material kanstin, paving berukuran 10x20, serta tactile sebagai jalur pemandu bagi penyandang disabilitas masih menunggu proses kedatangan.
Di kawasan Sumur 7, pekerjaan telah masuk ke tahap penataan lanskap. Sementara perubahan desain di area Lawang yang sebelumnya diarahkan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim juga mulai dikerjakan.
“Untuk Sumur 7, kami juga sudah action untuk lanskapnya. Kemudian untuk Lawang, perubahan yang diminta Pak Wali juga sudah kami jalankan,” ujar Aditya.
Pekerjaan pengecoran material di area Lawang saat ini telah mencapai sekitar 40 persen. Setelah seluruh material yang dibutuhkan tersedia, pekerjaan akan dilanjutkan dengan penanaman pohon.