Bankeu Infrastruktur Kabupaten Bogor 2026 Lambat, Banyak Desa Masih Tunggu Pencairan

Bankeu Infrastruktur Kabupaten Bogor 2026 baru cair ke 45 desa hingga akhir Agustus.
Sumber :
  • Dok: Rizal

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Program Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Pemerintah Kabupaten Bogor tahun 2026 masih berjalan secara bertahap. Hingga akhir Agustus, baru 45 desa yang tercatat telah menerima pencairan dan mulai melaksanakan pembangunan.

img_title Kios Servis Shockbreaker di Cibungbulang Terbakar, Api Diduga akibat Korsleting

Kondisi tersebut membuat sejumlah desa masih harus menunggu pencairan untuk dapat menjalankan program infrastruktur yang telah direncanakan. Di Kecamatan Cisarua dan Megamendung, bahkan belum ada desa yang menerima pencairan Bankeu Infrastruktur 2026 hingga saat ini.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kecamatan Cisarua, Erni Herlynawati, membenarkan bahwa pencairan Bankeu Infrastruktur di wilayahnya masih belum terealisasi.

img_title Kadis Damkar Ungkap Dugaan Awal Kebakaran TPA Galuga, Berasal dari Kebun Warga

Menurut Erni, pengajuan dari desa-desa di Kecamatan Cisarua telah disampaikan. Namun, proses pencairan masih harus menunggu tahapan administrasi yang sedang berjalan.

“Masih menunggu proses pencairan,” ujar Erni, Senin, 31 Agustus 2026.

img_title Kebakaran TPA Galuga Mulai Terkendali, Titik Api Masih Terlihat di Bagian Utara

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Tamansari. Kepala Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Ade Gunawan, mengatakan desanya hingga kini belum menerima pencairan Bankeu Infrastruktur 2026.

Menurut Ade, proses pencairan masih terkendala adanya sejumlah perubahan dan revisi yang harus diselesaikan sebelum bantuan dapat dicairkan.

“Belum ada pencairan, masih banyak perubahan dan revisi,” katanya.

Pencairan yang belum merata tersebut membuat pelaksanaan pembangunan infrastruktur di sejumlah desa masih harus menunggu. Pemerintah desa pun perlu memastikan berbagai tahapan administrasi dan dokumen yang menjadi persyaratan telah sesuai sebelum proses pencairan dapat dilanjutkan.

Sementara itu, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, Wildan, mengatakan pencairan Bankeu Infrastruktur memang masih berlangsung secara bertahap.

Ia menjelaskan, proses pencairan tidak dilakukan secara serentak karena masing-masing desa masih menjalani tahapan sesuai mekanisme yang berlaku.

Berdasarkan data BPKAD Kabupaten Bogor, sebanyak 45 desa telah menerima pencairan Bankeu Infrastruktur. Sementara itu, masih terdapat puluhan desa lainnya yang berada dalam tahapan proses di sejumlah tingkatan.

Sebanyak 17 desa masih dalam proses pencairan di BPKAD. Kemudian, 82 desa masih berproses di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), sedangkan 44 desa lainnya masih berada dalam proses di tingkat kecamatan.

“Baru 45 desa yang sudah cair. Sebanyak 17 desa masih proses pencairan di BPKAD, 82 desa masih berproses di DPMD, dan 44 desa masih berproses di kecamatan,” tandas Wildan.

Halaman Selanjutnya
img_title