IJTI Bogor Raya Latih Guru dan Siswa SMP IT Birrul Walidain
- Dok: Abizar
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bogor Raya memberikan pelatihan jurnalistik kepada para guru dan siswi perwakilan OSIS SMP IT Birrul Walidain, Jumat, 21 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Sekolah Islam Terpadu (IT) Birrul Walidain Bogor, Jalan Raya Salabenda-Semplak No. 12, RT 07/RW 04, Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Pelatihan diikuti para guru dari jenjang TK, SD, hingga SMP IT Birrul Walidain serta siswi perwakilan OSIS SMP IT Birrul Walidain.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai jurnalistik, khususnya keterampilan videografi dan fotografi yang dapat menunjang dokumentasi serta publikasi berbagai kegiatan di lingkungan sekolah.
Salah satu pemateri, jurnalis senior sekaligus wartawan tvOne, Usep Saripudin, memberikan materi mengenai teknik pengambilan gambar video yang baik dan benar.
Dalam pemaparannya, Usep menjelaskan bahwa pengambilan gambar merupakan salah satu unsur penting dalam produksi berita maupun dokumentasi. Karena itu, jurnalis maupun pelajar yang membuat konten perlu memahami teknik dasar pengambilan gambar agar informasi yang disampaikan terlihat jelas, menarik, dan mudah dipahami.
“Dalam mengambil gambar video, kita harus memperhatikan komposisi, kestabilan kamera, pencahayaan, dan momen yang direkam. Gambar yang baik akan membantu pesan atau informasi yang kita sampaikan lebih mudah dipahami,” ujar Usep Saripudin.
Menurut Usep, keterampilan jurnalistik tidak hanya penting bagi wartawan, tetapi juga dapat menjadi bekal bagi guru dan siswa di lingkungan sekolah, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media digital.
Peserta Belajar Fotografi Jurnalistik
Sementara itu, jurnalis SCTV-Indosiar, Iwan Kurniawan, memberikan materi mengenai fotografi.
Para peserta diperkenalkan dengan teknik dasar menghasilkan foto yang memiliki nilai informasi sekaligus menarik secara visual. Iwan menjelaskan bahwa fotografi jurnalistik bukan sekadar mengambil gambar, tetapi juga kemampuan menangkap momen dan menyampaikan sebuah cerita melalui foto.
“Foto yang baik bukan hanya bagus secara visual, tetapi juga memiliki cerita. Seorang fotografer harus mampu melihat dan menangkap momen yang penting sehingga foto tersebut dapat memberikan informasi kepada masyarakat,” kata Iwan Kurniawan.