Mojang Jajaka Cariu Didorong Jadi Duta Generasi Muda Kecamatan
- Dok: Dedi Ruswandi
Kabupaten Bogor, VİVA Bogor – Camat Cariu menggelar ramah tamah bersama para Mojang Jajaka Kecamatan Cariu sebagai bentuk apresiasi sekaligus membangun komunikasi dengan generasi muda yang telah mengikuti rangkaian seleksi dan pembinaan, Senin, 17 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, para Mojang Jajaka didorong tidak hanya tampil dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mengambil peran sebagai duta Kecamatan Cariu dalam berbagai kegiatan di tingkat kecamatan maupun Kabupaten Bogor.
Camat Cariu Drs. Pardi A.P. menyampaikan bahwa penghargaan kepada para peserta tidak selalu harus diberikan dalam bentuk materi. Apresiasi juga dapat diwujudkan melalui piagam pengabdian, kesempatan mengikuti berbagai kegiatan, hingga keterlibatan dalam agenda pemerintahan dan kemasyarakatan.
“Intinya pengabdian. Nanti bisa diberikan piagam pengabdian sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada mereka,” ujar Pardi.
Menurutnya, para Mojang dan Jaka yang terpilih memiliki kesempatan membawa nama Kecamatan Cariu ke tingkat Kabupaten Bogor. Mereka diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda yang aktif, kreatif, percaya diri, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Selain menjadi perwakilan kecamatan, para Mojang Jajaka juga didorong menjalankan peran sebagai duta atau ambassador Kecamatan Cariu. Mereka nantinya dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan agenda yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat.
“Minimal mereka bisa dilibatkan dalam kegiatan. Kalau ada acara dan sebagainya, mereka bisa menjadi perwakilan atau pendamping,” jelasnya.
Pardi berharap peran para Mojang Jajaka tidak berhenti setelah rangkaian pemilihan dan pembinaan selesai. Pengalaman yang diperoleh selama proses tersebut diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, berorganisasi, sekaligus membangun jejaring.
Dalam ramah tamah tersebut, turut dibahas mengenai bentuk penghargaan serta peluang prestasi yang dapat diberikan kepada para peserta. Saat ini, belum ada mekanisme khusus yang secara otomatis menjadikan keikutsertaan dalam Mojang Jajaka sebagai jalur prestasi untuk masuk sekolah atau perguruan tinggi.
Meski demikian, piagam dan sertifikat yang diperoleh tetap dapat menjadi bukti pengalaman dan prestasi yang dapat dicantumkan dalam riwayat hidup.
“Ini bisa menjadi catatan tersendiri bagi mereka. Piagam atau sertifikat yang diterima bisa menjadi bagian dari riwayat hidup dan menunjang ketika mereka melamar atau melanjutkan pendidikan,” ungkap Pardi.