Mojang Jajaka Cariu Didorong Jadi Duta Generasi Muda Kecamatan

Camat Cariu mendorong Mojang Jajaka menjadi duta generasi muda yang aktif dan kreatif.
Sumber :
  • Dok: Dedi Ruswandi

Kabupaten Bogor, VİVA Bogor – Camat Cariu menggelar ramah tamah bersama para Mojang Jajaka Kecamatan Cariu sebagai bentuk apresiasi sekaligus membangun komunikasi dengan generasi muda yang telah mengikuti rangkaian seleksi dan pembinaan, Senin, 17 Agustus 2026.

img_title Antisipasi Debu Vulkanik, Polsek Cariu Bagikan 100 Masker kepada Warga dan Pengguna Jalan

Dalam pertemuan tersebut, para Mojang Jajaka didorong tidak hanya tampil dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mengambil peran sebagai duta Kecamatan Cariu dalam berbagai kegiatan di tingkat kecamatan maupun Kabupaten Bogor.

Camat Cariu Drs. Pardi A.P. menyampaikan bahwa penghargaan kepada para peserta tidak selalu harus diberikan dalam bentuk materi. Apresiasi juga dapat diwujudkan melalui piagam pengabdian, kesempatan mengikuti berbagai kegiatan, hingga keterlibatan dalam agenda pemerintahan dan kemasyarakatan.

img_title Diduga Mengantuk, Truk Pengangkut Batu Split Tabrak hingga Patahkan Tiang Telkom di Transyogi

“Intinya pengabdian. Nanti bisa diberikan piagam pengabdian sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada mereka,” ujar Pardi.

Menurutnya, para Mojang dan Jaka yang terpilih memiliki kesempatan membawa nama Kecamatan Cariu ke tingkat Kabupaten Bogor. Mereka diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda yang aktif, kreatif, percaya diri, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

img_title Musrenbangdes Mekarwangi Bahas RKPDes 2027, Usulan Diminta Berawal dari Dusun

Selain menjadi perwakilan kecamatan, para Mojang Jajaka juga didorong menjalankan peran sebagai duta atau ambassador Kecamatan Cariu. Mereka nantinya dapat dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan agenda yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat.

“Minimal mereka bisa dilibatkan dalam kegiatan. Kalau ada acara dan sebagainya, mereka bisa menjadi perwakilan atau pendamping,” jelasnya.

Pardi berharap peran para Mojang Jajaka tidak berhenti setelah rangkaian pemilihan dan pembinaan selesai. Pengalaman yang diperoleh selama proses tersebut diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, berorganisasi, sekaligus membangun jejaring.

Dalam ramah tamah tersebut, turut dibahas mengenai bentuk penghargaan serta peluang prestasi yang dapat diberikan kepada para peserta. Saat ini, belum ada mekanisme khusus yang secara otomatis menjadikan keikutsertaan dalam Mojang Jajaka sebagai jalur prestasi untuk masuk sekolah atau perguruan tinggi.

Meski demikian, piagam dan sertifikat yang diperoleh tetap dapat menjadi bukti pengalaman dan prestasi yang dapat dicantumkan dalam riwayat hidup.

“Ini bisa menjadi catatan tersendiri bagi mereka. Piagam atau sertifikat yang diterima bisa menjadi bagian dari riwayat hidup dan menunjang ketika mereka melamar atau melanjutkan pendidikan,” ungkap Pardi.

Halaman Selanjutnya
img_title