Oi Batang Rayakan Harlah ke-27 dan HUT RI ke-81 dengan Silaturahmi dan Doa Bersama
- Istimewa
Batang, VIVA Bogor — Anggota Ormas Oi Kabupaten Batang menggelar kegiatan sederhana dalam rangka memperingati hari jadi Ormas Oi ke-27 sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan berlangsung pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026, di kawasan Puncak Lebo, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan kelompok Oi dari berbagai wilayah di Kabupaten Batang. Mengusung suasana kekeluargaan, rangkaian acara diisi dengan silaturahmi dan doa bersama.
Meski digelar secara sederhana, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk kembali mempererat hubungan antaranggotanya. Selain mengenang perjalanan Ormas Oi yang telah memasuki usia 27 tahun, kegiatan juga menjadi ruang untuk meneguhkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air menjelang peringatan HUT RI ke-81.
Ketua BPK Oi Kabupaten Batang, Casono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa berorganisasi bukan sekadar berkumpul dalam satu wadah, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar, membangun relasi, mengembangkan potensi, serta memberikan manfaat bagi sesama.
Menurutnya, momentum hari jadi Ormas Oi hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh anggota untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat rasa persaudaraan.
“Berorganisasi memberikan banyak manfaat. Kita bisa belajar bersama, saling mengenal, saling menguatkan dan mengembangkan diri. Melalui momentum ini, mari kita semakin solid dan tetap menjaga kekompakan,” ujar Casono.
Ia berharap keberadaan Ormas Oi di Kabupaten Batang dapat terus menjadi wadah yang memberikan ruang positif bagi anggotanya sekaligus mampu menjaga nilai-nilai persaudaraan yang selama ini menjadi kekuatan organisasi.
Sementara itu, Wiwik Fals, musisi lokal Batang yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, melihat Ormas Oi sebagai wadah yang memiliki banyak sisi positif. Menurutnya, perjalanan banyak anggota di Oi berawal dari kesamaan minat, khususnya sebagai penikmat karya-karya musik Iwan Fals.
“Awalnya kita dipertemukan karena memiliki kesukaan yang sama, menjadi penikmat lagu-lagu karya Iwan Fals. Dari kesamaan itu kemudian kita bisa saling mengenal dan akhirnya menjadi sebuah keluarga di Ormas Oi,” ungkapnya.
Ia menilai, keberadaan Ormas Oi tidak hanya menjadi tempat berkumpul bagi para penggemar musik Iwan Fals, tetapi juga dapat menjadi fasilitas bagi anggotanya untuk mengembangkan diri, membangun kreativitas, serta memperluas pergaulan dan pengalaman.