Setoran Pajak Parkir Motor Tak Sesuai Jumlah Kendaraan, Pemkot Bogor Bakal Pasang CCTV Berbasis AI

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengecek lokai parkir di Mayor Oking untuk mencegah Kebocoran PAD
Sumber :
  • Diskominfo Kota Bogor

Bogor, VIVABOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengintensifkan pengawasan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perparkiran. Salah satunya melalui uji petik terhadap 21 titik penitipan motor di sepanjang Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

img_title Pemkot Bogor dan DPR RI Sepakat Permudah Akses KUR bagi UMKM

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, turun langsung melakukan inspeksi di lokasi penitipan motor yang berada di seberang Stasiun Bogor, Rabu (12/8/2026) siang.

“Kita cek kewajiban pajak penitipan motor yang harus masuk ke kas daerah. Dari hasil temuan di lapangan, memang ada beberapa hal yang harus dan butuh tindak lanjut lebih dalam,” kata Jenal Mutaqin usai inspeksi.

img_title Penataan Angkot Bogor Capai 50,2 Persen, 886 Unit Sudah Dicabut Izinnya

Jenal mengatakan, dari hasil pengecekan ditemukan sejumlah pemilik usaha penitipan motor yang belum terdaftar sebagai Wajib Pajak (WP).

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menyebabkan hilangnya pendapatan asli daerah.

img_title Maulid Nabi di Masjid Agung Bogor, Jenal Ajak Warga Perkuat Persatuan

Selain itu, penghitungan manual yang dilakukan petugas di lapangan juga menemukan adanya ketidaksesuaian antara jumlah motor yang dititipkan dengan setoran pajak yang masuk ke kas daerah Kota Bogor.

“Maka langkah ke depan, kita akan undang ke Balai Kota untuk memastikan semua patuh terhadap aturan dan kasnya, uangnya, pajaknya masuk resmi kepada pemerintah. Sehingga dampaknya dikonversi menjadi pembangunan yang bermanfaat untuk warga,” jelas Jenal Mutaqin.

Tak hanya persoalan pajak, Pemkot Bogor turut mengecek legalitas usaha penitipan motor tersebut. Para pemilik dan pengelola juga kembali diingatkan agar tidak menggunakan trotoar sebagai lokasi parkir maupun tempat usaha.

“Pada saat dicek oleh petugas, kemarin masih ada beberapa yang nakal, laporan ke saya. Kita pastikan agar mereka tidak menggunakan trotoar sebagai tempat yang dikomersialisasi atau tempat yang dijadikan penitipan, karena pejalan kaki tertutup,” tuturnya.

Sebagai langkah pengawasan, Pemkot Bogor juga berencana memasang CCTV berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang dapat menghitung jumlah kendaraan yang masuk ke lokasi parkir secara otomatis.

“Jadi trotoarnya mau kita tata, lalu CCTV kita pasang berbasis AI. Jadi CCTV-nya bisa menghitung langsung angka motor yang masuk ke parkiran berapa. Alhamdulillah saya sudah menjumpai pihak IT yang mampu membuat CCTV tersebut,” sambungnya.