Asap Membumbung, Rumah Warga Sukamulya Terbakar Saat Anak-Anak Tidur

Rumah warga di Desa Sukamulya, Sukamakmur, Kabupaten Bogor, terbakar saat anak-anak sedang tidur.
Sumber :
  • Dok: Dedi Ruswandi

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Asap membumbung tinggi dari sebuah rumah di Kampung Ciherang, RT 001/RW 007, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Senin,10 Agustus 2026 pagi.

img_title TPAS Galuga Kembali Terbakar, Api Muncul di Titik Baru dan Membesar Akibat Tiupan Angin Kencang

Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan membuat warga sekitar panik. Rumah milik Dede dan keluarganya tersebut diduga terbakar akibat korsleting listrik. Api menyebabkan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan dengan kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp60 juta.

Pemilik rumah, Aminah, mengatakan saat kebakaran terjadi, dirinya sedang berada di warung bersama suaminya. Sementara itu, anak-anak mereka masih berada di dalam rumah dan sedang tidur.

img_title Pemadaman Api TPAS Galuga Dilakukan Serentak, SKPD hingga TNI-Polri Turun Tangan

Situasi berubah ketika Aminah dan suaminya melihat asap membumbung tinggi dari arah rumah. Keduanya kemudian langsung kembali untuk memastikan kondisi anak-anak.

“Anak-anak sedang tidur. Saat saya dan suami melihat asap membumbung tinggi, kami langsung pulang. Ternyata rumah terbakar. Alhamdulillah anak-anak terbangun dan bisa keluar,” ujar Aminah.

img_title Pemkab Bogor Gelar Korve Padamkan Kebakaran TPAS Galuga

Aminah, Pemilik Rumah

Photo :
  • Dok: Dedi Ruswandi

Beruntung, anak-anak tersebut berhasil menyelamatkan diri dari rumah sebelum api semakin membesar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Rumah yang terbakar itu selama ini tidak hanya digunakan sebagai tempat tinggal keluarga. Rumah tersebut juga biasa menjadi tempat anak-anak sekitar mengaji dan berkumpul.

Setelah menerima laporan kebakaran, sejumlah unsur langsung bergerak membantu proses pemadaman. Babinsa, Satpol PP, BPBD, PLN, pemerintah desa, RT/RW, Karang Taruna, serta warga bergotong royong menangani kebakaran.

Berkat kerja sama berbagai pihak, api akhirnya berhasil ditangani. Setelah proses pemadaman selesai, BPBD bersama Pemerintah Desa Sukamulya melakukan pendataan terhadap kondisi rumah serta warga yang terdampak.

Kepala Desa Sukamulya, Komar, berharap keluarga yang tertimpa musibah mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat membantu warga yang terkena musibah. Mudah-mudahan keluarga diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.

Kepala Desa Sukamulya, Komar

Photo :
  • Dok: Dedi Ruswandi

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam pemeriksaan. Namun, berdasarkan laporan awal, api diduga berasal dari korsleting listrik.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan listrik di rumah, terlebih saat terdapat anggota keluarga yang sedang beristirahat atau meninggalkan rumah.