Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Sukamakmur Bogor Terbakar

Rumah warga di Desa Sukamulya, Sukamakmur, Kabupaten Bogor, terbakar diduga akibat korsleting listrik
Sumber :
  • Dok: Dedi Ruswandi

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Sebuah rumah milik warga di Kampung Ciherang, RT 001/RW 007, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, terbakar pada SeNIN, 10 Agustus 2026 pagi. Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik.

img_title Tinjau Kebakaran Suryakencana, Dedie Minta Instalasi Listrik Bangunan Tua Diperiksa

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB dan dilaporkan kepada aparat setempat sekitar pukul 09.30 WIB setelah warga mengetahui adanya kebakaran.

Rumah yang terbakar diketahui milik warga bernama Dede. Api sempat membesar dan menyebabkan bangunan mengalami kerusakan. Berdasarkan laporan awal, kerugian materi akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp60 juta.

img_title Tiga Ruko di Jalan Suryakencana Bogor Terbakar, 15 Unit Damkar Dikerahkan

Setelah menerima laporan, sejumlah unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu penanganan. Babinsa Desa Sukamulya bersama Satpol PP Kecamatan Sukamakmur, BPBD, pihak PLN, pemerintah desa, perangkat dusun, RT/RW, Karang Taruna, serta masyarakat bergotong royong melakukan proses pemadaman.

Rumah warga di Desa Sukamulya, Sukamakmur, Kabupaten Bogor, terbakar diduga akibat korsleting listrik.

Photo :
  • Dok: Dedi Ruswandi

img_title Kebakaran Lahan di Karyamekar Cariu, Angin Kencang Bikin Api Cepat Menjalar

Kerja sama antara petugas dan warga membuat api akhirnya dapat dipadamkan. Setelah kondisi dinyatakan aman, petugas melakukan pengecekan sekaligus pendataan terhadap bangunan dan dampak yang ditimbulkan.

Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, jumlah kerugian masih dalam proses pendataan dan untuk sementara diperkirakan sekitar Rp60 juta.

BPBD bersama aparatur Desa Sukamulya juga telah melakukan survei ke lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi rumah yang terdampak sekaligus melihat kebutuhan penanganan bagi warga yang mengalami musibah.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, berdasarkan laporan awal, api diduga berasal dari korsleting listrik di dalam rumah.

Pemerintah desa bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap kondisi warga terdampak. Penanganan pascakebakaran juga diupayakan agar dapat dilakukan sesuai kebutuhan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan kabel, sambungan listrik, dan peralatan elektronik secara berkala penting dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.