Kirab Merah Putih Bogor Minggu Pagi, Dua Lajur SSA Tetap Dibuka untuk Kendaraan
- Dok: Naya Syifa
Kota Bogor, VIVA Bogor – Pelaksanaan Kirab Merah Putih dalam rangka Festival Merah Putih 2026 di Kota Bogor dipastikan tidak akan menutup total arus lalu lintas di kawasan Sistem Satu Arah (SSA). Satlantas Polresta Bogor Kota telah menyiapkan rekayasa lalu lintas agar kegiatan berlangsung lancar tanpa menghambat mobilitas masyarakat secara keseluruhan.
Kirab Merah Putih dijadwalkan berlangsung pada Minggu pagi, 9 Agustus 2026, mulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan titik awal di Jembatan Otista. Dalam kegiatan tersebut, peserta akan membentangkan lima bendera Merah Putih raksasa yang masing-masing memiliki panjang sekitar 100 meter, sehingga total bentangan mencapai kurang lebih 500 meter.
Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Lukito, mengatakan hasil rapat koordinasi bersama panitia Festival Merah Putih memutuskan rombongan kirab hanya menggunakan dua lajur sisi kanan di kawasan SSA. Sementara itu, dua lajur sisi kiri tetap dibuka agar kendaraan roda dua maupun roda empat masih dapat melintas.
"Di Otista kan ada empat lajur. Yang digunakan untuk rangkaian itu dua lajur sisi kanan, sisi kirinya tetap mengalir," ujar Lukito saat dikonfirmasi, Jumat, 7 Agustus 2026.
Dengan skema tersebut, kendaraan dari arah Tugu Kujang menuju Jalan Juanda tetap dapat melintas selama rombongan kirab bergerak. Satlantas berharap pengaturan ini mampu menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mendukung kelancaran jalannya kegiatan.
Kirab akan dimeriahkan berbagai penampilan, termasuk marching band dari sejumlah instansi seperti Universitas Pertahanan (Unhan), TNI, Polri, serta organisasi masyarakat yang turut memeriahkan rangkaian Festival Merah Putih.
Meski demikian, Satlantas tetap menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional pada beberapa titik. Penutupan sementara akan dilakukan ketika rombongan terdepan berhenti di depan Balai Kota Bogor untuk menampilkan atraksi marching band selama sekitar tujuh hingga sepuluh menit.
Pada saat penampilan berlangsung, arus kendaraan dari Jalan Kapten Muslihat menuju Jalan Juanda akan ditutup sementara dan dialihkan ke arah Jembatan Merah. Sementara itu, kendaraan dari kawasan BTM menuju Jalan Juanda akan diarahkan melalui Paledang. Akses kendaraan dari samping Hotel Salak menuju Jalan Juanda juga ditutup sementara hingga pertunjukan selesai.