Polsek Citeureup Bekali Pelajar Saat MPLS, Tekankan Bahaya Tawuran, Narkoba, dan Tertib Lalu Lintas
- Dok: Rizal
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dimanfaatkan Polsek Citeureup untuk memberikan pembekalan kepada para pelajar di wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Melalui kegiatan edukasi tersebut, kepolisian mengajak siswa baru jenjang SD, SMP, hingga SMA untuk memahami pentingnya menjauhi perilaku negatif yang dapat mengancam masa depan mereka.
Kapolsek Citeureup, Kompol Eddy Santosa, mengatakan pembekalan yang diberikan merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam membangun karakter generasi muda sekaligus meningkatkan kesadaran hukum sejak dini.
"Materi ini kami sampaikan di seluruh wilayah Kecamatan Citeureup kepada para peserta MPLS," ujar Kompol Eddy Santosa, Rabu, 22 Juli 2026.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Citeureup mendatangi sejumlah sekolah yang sedang melaksanakan kegiatan MPLS. Para siswa baru mendapatkan berbagai materi yang disampaikan secara langsung oleh anggota kepolisian sebagai bekal saat memasuki lingkungan pendidikan yang baru.
Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengenalan hukum, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan yang kerap dihadapi kalangan remaja. Di antaranya bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta upaya mencegah aksi tawuran yang masih sering melibatkan pelajar.
Selain itu, para siswa juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. Hal tersebut dinilai penting agar para pelajar memiliki kesadaran untuk selalu mengutamakan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
"Kami mengajak para siswa untuk menjauhi kenakalan remaja seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba, serta selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ungkap Eddy.
Menurutnya, kegiatan MPLS menjadi momen yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap hukum. Pembentukan karakter sejak awal dinilai menjadi fondasi penting agar para siswa mampu menjalani kehidupan sekolah dengan sikap yang positif.
Edukasi yang diberikan juga diharapkan mampu meningkatkan kepedulian para pelajar terhadap lingkungan sekitar, sekaligus mendorong mereka untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan ketika menghadapi berbagai tantangan pergaulan.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti seluruh materi yang disampaikan. Mereka menyimak penjelasan dari para personel kepolisian dan mengikuti sesi pembekalan dengan tertib sebagai bagian dari rangkaian MPLS di sekolah masing-masing.