Jelang Kunjungan Presiden ke BNN Lido, Pemkab Bogor Kerahkan 15 Armada Bersihkan Jalur Bocimi

DLH Kabupaten Bogor sedang membersihkan Jalur Bocimi
Sumber :
  • Dok: Rizal

Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Menjelang rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia ke kawasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Lido, Pemerintah Kabupaten Bogor meningkatkan intensitas operasi kebersihan (Opsih) di sepanjang ruas Jalan Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi). Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalur yang akan dilalui dalam kondisi bersih, tertata, aman, dan nyaman.

img_title BNN Gandeng Tiga Kementerian Perkuat Rehabilitasi Penyintas Narkotika hingga Kembali Produktif

Operasi kebersihan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

Kepala Bagian Tata Usaha DLH Kabupaten Bogor, Bambang, mengatakan kegiatan pembersihan dilakukan secara terpadu sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah menyambut agenda kenegaraan yang dijadwalkan berlangsung di kawasan BNN Lido.

img_title Kemarau Panjang, Bendungan Ciawi Salurkan Air Bersih ke 3 Kecamatan Bogor

"Opsih ini melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), DKPP, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor," ujar Bambang, Rabu 22 Juli 2026.

Dalam kegiatan tersebut, DLH Kabupaten Bogor mengerahkan sebanyak 15 armada untuk melakukan pembersihan di sepanjang jalur yang akan dilintasi. Armada tersebut difokuskan untuk mengangkut sampah sekaligus mendukung proses penataan kawasan agar terlihat lebih rapi.

img_title Kronologi Terduga Pelaku Rudapaksa Anak di Rancabungur hingga Diamankan Polisi

Menurut Bambang, operasi kebersihan bukan hanya dilakukan menjelang kunjungan Presiden, tetapi telah berlangsung secara intensif selama dua pekan terakhir. Selama kegiatan berlangsung, petugas membersihkan berbagai jenis sampah dan material yang berpotensi mengganggu kebersihan maupun fungsi saluran air.

"Opsih ini sudah berjalan selama dua minggu. Kami membersihkan sampah plastik, ranting, batang pohon, serta material lain yang menutup saluran drainase di sepanjang ruas Jalan Bocimi," jelasnya.

Ia menambahkan, pembersihan tidak hanya berfokus pada pengangkutan sampah. Petugas juga melakukan normalisasi saluran drainase dengan mengangkat endapan maupun material yang menyumbat aliran air. Upaya tersebut dilakukan agar drainase tetap berfungsi optimal sehingga dapat meminimalkan potensi genangan ketika hujan turun.

Menurut Bambang, menjaga kebersihan kawasan jalan merupakan bagian dari tugas rutin DLH bersama perangkat daerah terkait. Namun, menjelang agenda penting berskala nasional, intensitas pekerjaan ditingkatkan agar kondisi lingkungan semakin representatif.

Halaman Selanjutnya
img_title