Bupati Bogor Percepat Perbaikan Jalan Mengker–Sukadamai Usai Survei Rampung, Pekerjaan Segera Dimulai
- Dok: Dedi Ruswandi
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan ruas Jalan Mengker–Sukadamai yang terdampak aktivitas kendaraan berat pengangkut material proyek Bendungan Cijurey. Langkah percepatan penanganan dimulai dengan rampungnya survei lapangan yang dilakukan atas arahan langsung Bupati Bogor, Selasa 21 Juli 2026.
Survei tersebut menjadi tahapan awal sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan. Pemerintah berharap proses administrasi dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menikmati kondisi jalan yang lebih baik.
Camat Jonggol, Andri Rahman, menjelaskan bahwa survei dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur agar hasil pendataan kerusakan lebih komprehensif.
Tim yang turun ke lapangan terdiri atas Anggota DPRD Kabupaten Bogor Beben Suhendar, PT Brantas Abipraya, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah Jonggol, pemerintah desa, TNI, Polri, Karang Taruna, serta perwakilan masyarakat.
"Hari ini kami telah menyelesaikan survei sepanjang kurang lebih tujuh kilometer. Seluruh titik kerusakan sudah didata dan hasilnya akan segera kami laporkan kepada Bupati Bogor melalui Asisten Pemerintahan dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor," ujar Andri Rahman.
Menurutnya, hasil survei menunjukkan bahwa penanganan jalan akan dilakukan dengan dua metode konstruksi sesuai kondisi di lapangan.
Sekitar empat kilometer ruas jalan direncanakan diperbaiki menggunakan lapisan hotmix, sementara lebih dari dua kilometer lainnya akan dibangun menggunakan konstruksi beton melalui kolaborasi antara Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Andri mengatakan, tahapan berikutnya adalah penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagai dasar pelaksanaan pekerjaan fisik. Ia berharap proses tersebut dapat segera dirampungkan agar perbaikan bisa segera dimulai.
"Ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bogor yang menginginkan perbaikan jalan segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, percepatan penanganan dilakukan agar masyarakat tidak harus menunggu proses penganggaran dari pemerintah pusat yang berpotensi membutuhkan waktu lebih lama. Dengan langkah kolaboratif antara pemerintah daerah, BBWS, dan pihak pelaksana proyek, proses perbaikan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat.