Patroli Terpadu Tiga Hari, PT ANTAM dan Aparat Gabungan Tutup 20 Akses Tambang Emas Ilegal di Kawasan Pongkor
- Dok. Supri
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – PT ANTAM Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor bersama aparat gabungan menggelar patroli terpadu guna menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Kegiatan bertajuk "Bersama, Kita Ciptakan Keamanan dan Keharmonisan" tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Juli 2026.
Operasi melibatkan sebanyak 118 personel dari berbagai unsur, di antaranya PT ANTAM UBPE Pongkor, Polda Jawa Barat, Pamobvit Polda Jabar, Polres Bogor, Polsek Nanggung, Koramil Nanggung, Denpom III/1 Bogor, Satpol PP Kabupaten Bogor, Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Perhutanan Sosial Pabangbon, serta Linmas Desa Bantarkaret dan Desa Malasari.
Selama pelaksanaan patroli, tim gabungan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI. Pada hari pertama operasi dilakukan di kawasan Gunung Cibutak dan Pasir Jawa, hari kedua di Gunung Cibendel dan Muara Kapur, sedangkan pada hari ketiga menyasar wilayah Belower, Cihmahpar, dan Ampar.
Kapolsek Nanggung Dalam Kegiatan Penertiban PETI
- Dok. Supri
Dalam operasi tersebut, petugas menutup akses menuju tambang ilegal, merusak lubang tambang yang masih aktif digunakan, serta menertibkan berbagai sarana dan prasarana penunjang aktivitas pertambangan tanpa izin.
Dari hasil patroli selama tiga hari, tim gabungan berhasil menutup 20 akses tambang ilegal, menertibkan 21 gubuk, 17 dudukan gelundung, serta mengamankan sejumlah peralatan yang diduga digunakan dalam aktivitas PETI.
Barang-barang yang diamankan antara lain selang, jeriken, genset, aki, blower, kabel, gelundung, gebosan, terpal, linggis, karung, sepatu bot, pompa air (alkon), kompresor, mesin bor, palu, pahat beton, hingga alat pikul.
Foto Bersama Dalam Kegiatan Antam
- Dok. Supri
Java Region CSR & External Relations (ER) Subdivision Head PT ANTAM Tbk, Agustinus Toko Susentio atau yang akrab disapa Koko, mengatakan patroli gabungan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keselamatan masyarakat, keamanan kawasan, serta kelestarian lingkungan di wilayah operasional PT ANTAM UBPE Pongkor.
"Kegiatan patroli gabungan ini merupakan wujud nyata sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat, keamanan kawasan, serta kelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional PT ANTAM UBPE Pongkor," ujar Koko, Jumat, 17 Juli 2026.