Revitalisasi Gedung Kemuning Gading Batal, Ini Daftar 9 Proyek Strategis Kota Bogor yang Tetap Berjalan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kota Bogor, Undang Sulaeman
Sumber :
  • Dok: Abizar

Kota Bogor, VIVA Bogor – Pemerintah Kota Bogor memastikan satu dari 10 proyek strategis yang direncanakan pada 2026 tidak akan dilaksanakan. Proyek revitalisasi Gedung Kemuning Gading resmi dibatalkan setelah hasil kajian konsultan menyatakan bangunan tersebut tidak layak untuk direvitalisasi.

img_title DPRD Kota Bogor Dukung Bogor Bersholawat, Libatkan 200 Majelis Taklim

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kota Bogor, Undang Sulaeman, mengatakan revitalisasi Gedung Kemuning Gading semula masuk dalam daftar proyek strategis Kota Bogor tahun 2026. Namun, proyek tersebut tidak dapat dilanjutkan karena pertimbangan teknis.

"Gedung Kemuning Gading tidak dilanjutkan dikarenakan ada tinjauan dari konsultan bahwa itu tidak layak untuk direvitalisasi," ujar Undang pada Rabu, 15 Juli 2026.

img_title Sengketa Lahan 6,1 Hektare di Bogor Memanas, Ahli Waris Minta Perlindungan Hukum

Menurutnya, apabila pembangunan kembali gedung tersebut tetap ingin direalisasikan, maka pemerintah harus menyusun perencanaan baru sekaligus mengalokasikan kembali anggaran melalui APBD pada tahun berikutnya.

Undang menjelaskan nilai anggaran yang semula disiapkan untuk revitalisasi Gedung Kemuning Gading mencapai Rp9 miliar. Dengan dibatalkannya proyek tersebut, peluang penganggarannya kembali baru dapat dipertimbangkan pada APBD Tahun 2027.

img_title Viral Tantangan Baca Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sounds Project, Zenal Minta Ada Evaluasi

"Nilainya Rp9 miliar. Kemungkinan tidak bisa dilanjutkan dan dianggarkan kembali di tahun 2027," katanya.

Meski satu proyek dibatalkan, Pemerintah Kota Bogor tetap melanjutkan sembilan proyek strategis lainnya yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, fasilitas olahraga, ruang publik, hingga pendidikan.

Sembilan proyek tersebut meliputi rehabilitasi Stadion Pajajaran tahap II dengan nilai anggaran Rp31 miliar, pembangunan GOR Bogor Barat tahap I senilai Rp6,1 miliar, pembangunan Jalan Regional Ring Road (R3) lanjutan senilai Rp20 miliar, serta pembangunan trotoar di Jalan Cifor dengan anggaran Rp2,3 miliar.

Selain itu, revitalisasi Terminal Bubulak tahap II akan dilaksanakan dengan anggaran Rp6,3 miliar. Pemerintah Kota Bogor juga mengalokasikan Rp1,8 miliar untuk pembangunan Taman Lapangan Yasmin sebagai salah satu ruang publik baru.

Di sektor pendidikan, terdapat tiga proyek pembangunan ruang kelas baru, yakni di SMPN 13 senilai Rp3,1 miliar, SDN Cilendek 1 sebesar Rp2,7 miliar, dan SDN Rancamaya 2 dengan anggaran Rp2 miliar.

Undang mengungkapkan sebagian besar proyek strategis tersebut kini telah memasuki tahap pengadaan barang dan jasa. Bahkan beberapa proyek sudah memiliki pemenang tender sehingga tinggal memasuki tahapan pelaksanaan pekerjaan.

Halaman Selanjutnya
img_title