Adu Banteng Pajero dan Mobil Kopdes Merah Putih di Cariu Bogor, Dua Kendaraan Rusak Parah
- Dok: Dedi Ruswandi
Kabupaten Bogor, VIVA Bogor – Kecelakaan lalu lintas berupa tabrakan frontal atau adu banteng terjadi di Jalan Transyogi, Kampung Serdang, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Selasa, 14 Juli 2026 sekitar pukul 17.38 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah Mitsubishi Pajero bernomor polisi F 1283 FD dengan mobil operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bernomor polisi B 9223 XRY.
Benturan keras membuat bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Meski kondisi kendaraan ringsek, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kasus kecelakaan kini masih dalam penanganan aparat kepolisian untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Pengemudi mobil operasional Kopdes Merah Putih, Narto (60), menceritakan bahwa saat kejadian dirinya sedang mengemudikan kendaraan dari arah Jakarta menuju Sukabumi dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Menurutnya, ia sengaja melaju dengan kecepatan rendah karena kendaraan yang dibawanya masih baru dan tengah dalam proses pengiriman.
Narto (60) supir kopdes merah putih
- Dok: Dedi Ruswandi
Narto menjelaskan, mobil tersebut merupakan bagian dari pengiriman kendaraan operasional menuju Kodim 0607/Sukabumi. Sebanyak 38 unit telah lebih dahulu tiba di lokasi tujuan, sementara 12 unit lainnya, termasuk kendaraan yang dikemudikannya, masih dalam perjalanan.
"Saya sengaja membawa kendaraan dengan kecepatan standar karena mobil ini masih baru dan sedang dalam proses pengiriman. Tujuan saya ke Kodim 0607/Sukabumi. Sebanyak 38 unit sudah lebih dulu tiba di Sukabumi, sementara 12 unit lainnya, termasuk yang saya bawa, menyusul. Akibat kecelakaan ini, proses pengiriman menjadi terhambat," ujar Narto.
Menurut pengakuannya, tabrakan terjadi setelah Mitsubishi Pajero yang datang dari arah berlawanan diduga mengambil jalur lawan ketika hendak menyalip kendaraan lain.
"Saya perkirakan Pajero melaju sekitar 70 kilometer per jam sebelum akhirnya menabrak kendaraan yang saya kemudikan," katanya.
Sementara itu, salah seorang penumpang Mitsubishi Pajero, Reji (30), mengatakan dirinya bersama tiga rekannya sedang dalam perjalanan dari Cianjur menuju Bogor setelah menyelesaikan pekerjaan.
Ia menduga pengemudi kendaraan yang ditumpanginya mengalami kelelahan sehingga kehilangan konsentrasi saat berkendara.
"Diduga pengemudi kelelahan dan mengantuk sehingga kendaraan oleng ke jalur berlawanan. Akibatnya, tabrakan dengan mobil dari arah berlawanan tidak dapat dihindari," ungkap Reji.